

Matius Murib, Direktur PAK-HAM Papua. (FOTO:Istimewa)
JAYAPURA-Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asai Manusia (PAK-HAM) Papua turut mengecam aksi teror terhadap Media Jubi pada Rabu (14/10) lalu. Pihaknya meminta agar penyidik tidak bertele-tele untuk mengungkap kasus ini kepada publik. Sebab peristiwa tersebut bagian dari tindak pidana berat yang mengancam kebebasan pers ditanah Papua.
“Kami sangat prihatin dengan pristiwa ini, kami harap penyidik segera mengungkap pelaku aksi teror,” ujar Direktur PAK-HAM Papua Matius Murib, Kamis (24/10). Dikatakan tindakan teror tidak dibenarkan oleh siapapun apalagi terhadap media yang jelas jelas bagian dari pilar demokrasi bangsa Indonesia.
Mestinya semua pihak bersama sama memberikan perlindungan kepada media pers, termasuk juga kerja kerja jurnalis di lapangan karena kehadiran mereka bagian dari corong pelaksanana pembangunan di Papua.
“Kami harap Polisi segera ungkap pelaku dan motifnya secara transparan, jangan sampai ada pembiaran dengan pelaku kejahatan seperti ini,” tegasnya.
Apalagi disituasi politik saat ini, tidak ada satupun pihak yang berupaya melakukan aksi teror kepada siapun, sebab tindakan seperti itu mengancam jalannya pesta demokrasi di Papua. “Mari kita jaga situasi dan kondisi tetap kondusif dan damai jelang pemilukada sampai tuntas,” imbuhnya.
Page: 1 2
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…
Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…
Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…
Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…