Categories: BERITA UTAMA

Penuh Haru di Sidang Pengusulan Pemberhentian Gubernur

JAYAPURA-Wakil Ketua II DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus Dawir bahwa meski Lukas Enembe saat ini sedang berproses hukum namun pihaknya bersyukur karena pak Lukas Enembe bisa hadir meski secara virtual.

“Tadi beliau sampaikan terimakasih kepada DPRP maupun MRP dan seluruh masyarakat karena sudah mendukung beliau selama ini. Harapan kami adalah kami di DPRP mendukung dalam doa dimana beliau dalam keadaan sakit dan sedang menjalani proses hukum dan semoga beliau bisa menjalani dengan kekuatan dari Tuhan,” kata Boy Dawir.

Lalu sebagai kader Partai Demokrat ia menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap berjuang melanjutkan cita-cita partai yang menjadi harapan masyarakat dan terus berkarya. “Bukan dengan hal ini kami jatuh terpuruk tapi justru harus bangkit bersama masyarakat perjuangkan perbaikan.  Dengan situasi ini kami tidak mundur tapi maju terus,” tutupnya.

Lukas Enembe sendiri sempat hadir lewat zoom didampingi kuasa hukumnya dan langsung menyapa  pimpinan dan anggota DPR yang mengikuti sidang paripurna tersebut. Lukas tampil menggunakan baju berwarna terang dengan jenggot putih yang cukup panjang. Ia juga sempat melambai dan tak sedikit anggota DPRP yang meneteskan air mata. Sang istri, Yulce Enembe juga beberapa kali tertangkap kamera menyeka matanya menggunakan tisu.

Tak hanya itu, Yunus Wonda dan beberapa pejabat di Pemprov juga terlihat sempat mengambil tisu lalu melakukan hal yang sama seperti Yulce Enembe. Lukas juga nampak bersemangat dimana ia terus memantau layar bahkan hingga proses foto bersama di DPR ia masih sempat melambaikan tangan.

Lukas juga menyampaikan terima kasih kepada Majelis Hakim Tipikor di Jakarta yang telah memberikannya kesempatan untuk bertatap muka dengan DPR Papua secara online dengan agenda Rapat Paripurna.

“Saya ingin memberitahukan kepada semua rakyat Papua bahwa semua dakwaan suap dan gratifikasi selama ini sama sekali tidak terbukti, saya tidak pernah menerima suap dan gratifikasi selama saya menjalankan masa jabatan saya selaku Gubernur Papua selama ini,” kata Lukas melalui zoom tersebut.

Lukas juga memohon doa dari seluruh rakyat Papua agar bisa melewati permasalahan ini. Terlebih saat ini dirinya benar-benar sakit parah. Dengan komplikasi sakit ginjal akut di stadium 5, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lainnya.

“Doakan saya tetap sehat, terima kasih dukungan semua pihak dan dukungan masyarakat Papua kepada saya selama ini,” ucap Lukas.

Dalam tangkapan layar tersebut, Lukas didampingi kuasa hukumnya. Saat berbicara, Lukas sempat menangis hingga diikuti beberapa peserta sidang yang hadir di Kantor DPR Papua tadi malam. (ade/fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

12 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

13 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

14 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

15 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

16 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

17 hours ago