Rafel Heri Nugroho, untuk parasit tersebut masih bisa diobati. Karena itu, pihaknya akan segera membentuk sejumlah tim, diantaranya tim pengobatan dan tim vaksinasi, sehingga sapi-sapi yang sakit tersebut bisa segera sembuh.
Soal sapi-sapi yang dalam keadaan sakit apakah layak dikonsumsi atau tidak, Rafael Heri Nugroho meminta peternak untuk memotong ternaknya di rumah potong hewan (RPH) sehingga ternak-ternak yang akan dipotong dalam pengawasan dokter hewan.
‘’Dokter-dokter hewan yang bertugas akan memeriksa sapi yang akann dipotong dan daging yang nantinya dikonsumsi, apakah daging itu layak dikonsumsi atau tidak. Atau ternak itu layak di potong atau tidak. Terntunya apabila terindikasi sapi itu skait dan terindikasi terjangkit inveksi patri teman-teman dokter hewan menolak untuk dipotong. Artinya, hewan itu akan ditreatmen atau diobati. Nanti sembuh baru bisa dipotong. Sehingga ini juga kami mengharapkan peternak atau petani tidak memotong ternaknya di sembarang tempat tapi diarahkan ke RPH saja,’’ terangnya.
Rafel Heri Nugroho juga meyakinkan bahwa parasit-parasit yang ditemukan dalam sapi tersebut tidak menular ke manusia. ‘’Tapi kita juga terus menunggu pengujian yang terus dilakukan oleh Balai Besar Veteriner Maros apakah kematian-kematian sapi ini disebabkan apa. Tapi berdasarkan hasil uji baru ditemukan parasit dan bisa diobati. Jadi jangan kuatir,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…