Categories: BERITA UTAMA

Dua Petani Dibacok Tiga OTK

JAYAPURA – Nasib malang dialami dua orang petani bernama Sukadi (56) dan Mastia (36) yang tinggal di Log Pond, Dekai. Saat berada di kebun, keduanya diserang tiga Orang Tak Dikenal (OTK) dan langsung dibacok. Salah satu korban, Mastia yang berusaha melarikan diri justru dikejar dan terkena sabetan parang di bagian belakang kepala. Keduanya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Dekai, Yahukimo.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny menyampaikan bahwa kasus penganiayaan ini terjadi di KM 06 Dekai pada Senin (24/4) sekira pukul 12.00 WIT dimana saat itu kedua korban tengah berkebun, kemudian didatangi oleh 3 orang tak dikenal yang kemudian melakukan penganiayaan terhadap kedua korban menggunakan sebilah parang dan anak panah sehingga mengalami luka serius.

Bagian mulut Sukadi ditebas menggunakan alat tajam sehingga mengalami luka robek yang cukup lebar. Sedangkan Mastia dibacok di bagian belakang kepala dan bahu kirinya juga ditebas menggunakan alat tajam. “Aparat gabungan telah berjaga dan melakukan pemeriksaan pada TKP guna mencari bukti-bukti serta keterangan para saksi untuk selanjutnya dikembangkan,” ungkap Kombes Pol Benny, Selasa (25/4).

Adapun Barang Bukti yang telah diamankan berupa sebuah parang, anak panah, tas berwarna biru, celana pendek, kaos putih, jacket hitam, kunci beserta motor matic yamaha mio. “Kami telah melakukan penyisiran serta penyelidikan dan kemudian akan dilakukan olah TKP guna mengungkap identitas para pelaku,” tambahnya. Salah satu saksi menceritakan bahwa  ia berada di dalam rumah kemudian melihat 3 pelaku dengan membawa senjata tajam berupa parang dan busur panah keluar dari semak semak bagian belakang rumah korban dan saat itu dikatakan Sukadi sempat diajak ngobrol pelaku sebelum dibacok dan di panah.

“Korban masih ditangani di RS Dekai,” imbuh Benny. Dari kasus ini polisi mulai menyisir beberapa lokasi disekitar TKP dan berhasil mengamankan seorang pria. Hanya belum ada informasi apakah pria tersebut terlibat dalam kasus penganiayaan berat tersebut atau seperti apa. Kabid Humas, Kombes Ognatius Benny tidak merespon ketika ditanyakan soal adanya gambar seorang pria dengan posisi tangan telah diborgol. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

6 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

7 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

8 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

9 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

12 hours ago

Sertifikasi Pramusaji, Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata 

  Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…

13 hours ago