

Skuad Persipura Jayapura usai melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa hari lalu. (FOTO: Erik / Cepos)
JAYAPURA-Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano membeberkan, setelah mendapatkan sokongan dana dari PT. Freeport Indonesia, manajemen Persipura juga sedang menjajaki beberapa perusahan untuk bisa mensponsori Persipura musim ini.
Menurut Tomi Mano, Persipura butuh suntikan dana yang cukup besar untuk mengarungi kompeti Liga 1 Indonesia dan Piala AFC 2021.
Orang nomor satu di Kota Jayapura menyebutkan, dari sekian perusahan yang sedang mereka dekati, salah satunya merupakan perusahan besar di Indonesia. Sayangnya, Tomi Mano masih enggan membeberkan identitas perusahan tersebut.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Papua itu menegaskan bahwa ia akan menyampaikan kepada publik bila kedua bela pihak menemui kata sepakat.
“Kita ada sponsor yang baru. Ya ada salah satu perusahan besar yang akan menjadi sponsor Persipura Jayapura. Kita sedang menjajaki kalau sudah ada, nanti kita akan umumkan,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di kediamnya dalam gala dinner Asprov PSSI Papua bersama Cabor sepakbola putra/putri dan futsal, Sabtu (24/4).
Sebelumnya, manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun menyebutkan, sebelum kick off AFC Cup pada 19 Mei dan Liga 1 di bulan Juni, manajemen Persipura masih terus melakukan penjajakan sponsor untuk menambah amunisi panji Merah Hitam.
Bento begitu dia disapa mengatakan, saat ini ada tiga perusahan yang sedang menjalalin komunikasi dengan manajemen Persipura. Ia berharap ketiganya bisa mendampingi Persipura musim ini bersama PT. Freeport Indonesia.
“Komunikasi sudah kita lakukan, kemudian diminta menunggu, karena masih dibahas di internal mereka. Semoga ada hasil dari sponsor, kita akan lihat perkembangannya kedepan seperti apa. Semoga ada penambahan,” pungkasnya. (eri/nat)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…