

Komisioner KPU saat diperiksa Bawaslu Mambra, Jumat (23/2) kemarin. (FOTO:Bawaslu Mambra for cepos)
JAYAPURA – Bawaslu Mamberamo Raya memeriksa lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dan penyedia jasa transportasi udara atau pihak Ketiga PT. Baliem Papua Logistik.
Pemeriksaan tersebut lantaran keterlambatan logistik surat suara ke 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 4 distrik, yang mengakibatkan terjadinya pemilu susulan di Kabupaten Mamberamo Raya.
Ketua Bawaslu Mamberamo Raya, Cornelia Momoribo, mengatakan langkah tersebut diambil Bawaslu dari hasil pengawasan Formulir Model A pada 13 Februari 2024. Dimana logistik pemungutan suara belum terdistribusi di 20 TPS, akibatnya pada 14 Februari 2024 tidak dapat melaksanakan pemungutan suara dan penghitungan suara di 34 titik yang diharuskan menggunakan transportasi udara.
“Kami telah memanggil dan lakukan pemeriksaan terhadap komisioner KPU Mambra lantaran Bawaslu memandang adanya terjadi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh KPU terkait pendistribusian logistik,“ ucap Cornelia, dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Jumat (23/2)
Selain itu, Cornelia juga mengaku telah memeriksa jasa penyedia atau pihak Ketiga yang menangangi transportasi udara helikopter.
“Jasa penyedia atau pihak ketiga yang menyediakan helikopter dan speed juga sudah kami periksa setelah 5 Komisoner KPU pada selasa (20/2), ” ujarnya.
Cornelia menjelaskan, mengacu pada Undang-undang Pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 432 ayat 1 dan Peraturan Bawaslu nomor 5 tahun 2022 tentang pengawasan penyelenggaraan Pemilu dan Formulir Model A hasil pengawasan Bawaslu Kabupaten Mamberamo Raya, serta Pasal 57 ayat 1 dan 2 peraturan Bawaslu Nomor 1 tahun 2024.
Maka Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang yang menerangkan terjadinya keterlambatan logistik, sehingga terpenuhi syarat untuk dilakukan pemungutan suara susulan sebagaimana diatur dalam pasal 432 UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017. (fia/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…
Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…