Categories: BERITA UTAMA

Di Merauke Seorang Anggota Polri Tewas Usai Tembak Kepala Sendiri

MERAUKE– Seorang anggota Polri di Merauke yang ditugaskan di Polsek Sota Aipda AB ditemukan tewas dengan cara mengenaskan. Ia ditemukan tak bernyawa usai menembakan pistol ke kepalanya sendiri. Peristiwa ini terjadi di rumah dinas Polsek Sota, Minggu (22/9) sekira pukul 14.00 WIT.

Belum diketahui secara pasti alasan korban mengambil jalan pintas dengan cara bunuh diri dan hingga kini insiden tak mengenakkan itu masih diselidiki. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi jenazah korban dan tiba di Kamar Jenazah RSUD Merauke sekitar pukul 19.30 WIT.

Namun sebelum dievakuasi, Tim Unit Inafis Reskrim Polres Merauke terlebih dahulu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Setelah dilakukan visum, selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencana pagi ini, Senin (23/9), jenazah akan dimakamkan.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, yang turut mendampingi jenazah almarhum dari Sota hingga kamar jenazah RSUD Merauke dan rumah duka, kepada wartawan di Kamar Jenazah RSUD Merauke mengakui berita duka tersebut dimana yang bunuh diri tersebut merupakan salah satu anggota Polres Merauke yang berdinas di Polsek Sota.

‘’Adapun hasil olah TKP yang dilakukan oleh Tim Iden Satreskim Polres Merauke, korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara menembakan senjata api ke kepalanya di pelipis bagian kanan,’’ ungkap Kapolres.

Yoga menjelaskan, korban diketahui meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIT. Saat itu, istri dari korban yang berada di Merauke menghubungi dan menanyakan kepada anggota Polsek yang bertugas piket hari itu. Karena sudah beberapa jam, almarhum tidak menghubungi keluarganya. 

‘’Kemudian saat anggota Piket masuk ke dalam rumah dimana almarhum tinggal. Lalu anggota piket menemui korban sudah meninggal dunia,’’ kata Kapolres.

Soal bunyi suara tembakan yang tidak kedengaran, Kapolres menjelaskan bahwa kemungkinan itu tidak terdengar karena rumah dinas dengan piket anggota tidak berdekatan.

Apalagi tidak semua rumah terisi karena hari Minggu. Sementara rumah yang ada penghuninya jauh dari rumah yang ditempati almarhum tersebut. Mengenai alasan almarhum mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri tersebut, Kapolres Leonardo Yoga mengaku jika sampai saat ini masih dalam penyelidikan. “Masih  diselidiki,” tutup Yoga. (ulo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

2 hours ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

3 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

4 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

5 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago