Categories: BERITA UTAMA

Belum Ada Penambahan Tersangka

Cari Keuntungan, Pelaku Nekat Terbitkan Dokumen Palsu PCR

SENTANI-Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen  mengatakan, motif empat orang tersangka kasus pemalsuan dokumen PCR palsu yang berhasil dibongkar Polres Jayapura bersama pihak terkait di Bandara Sentani, sebenarnya untuk membantu dengan mencari keuntungan. 

Hingga kemarin proses terhadap keempat tersangka masih berjalan dan terus dikembangkan oleh penyidik. “Sebenarnya motif mereka untuk membantu sekaligus mencari keuntungan,” ungkap Frederickus Maclarimboen, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (24/8). 

Polres Jayapura menurut Frederickus Maclarimboen tidak tebang pilih dalam menangani kasus pemalsuan dokumen PCR ini. 

Empat tersangka yaitu AH (29) oknum sopir mobil rental di Bandara Sentani, MA (36) oknum ASN Dinas Kesehatan Kota Jayapura, WK (30) dan DG (23) oknum petugas laboratorium RS Provita, menurutnya ketika ditetapkan sebagai tersangka berarti sudah masuk dalam pelanggaran pidana hukum.  

“Mereka ini punya peran masing-masing dan melanggar Pasal 263 KUHP dan ancaman hukumannya 6 tahun penjara.  Siapa yang membantu, siapa yang menyuruh dan siapa yang membuat itu semua sudah jelas,” ujarnya. 

Mengenai kemungkinan adanya dokumen PCR palsu yang berhasil lolos, Frederickus Maclarimboen mengatakan, kemungkinan itu ada. Namun dirinya mengakui sulit untuk memastikan hal itu. 

Dikatakan sejauh ini memang belum ada tersangka lain yang ikut terseret dalam kasus ini. Tetapi pihaknya juga tentunya masih melakukan pengembangan termasuk kepada pihak yang menggunakan dokumen palsu tersebut.  “Cuma tinggal nanti ketegasan dari operator yang ada di bandara.  Mana alur yang harus dilewati ya itu harus diikuti, ” katanya.

Dia juga belum mau berandai-andai mengenai ada tidaknya keterlibatan orang dalam di bandara. Karena sejauh ini belum ditemukan adanya keterlibatan orang dalam di bandara. “Selama ini terungkap ketika melakukan verifikasi dan sebenarnya kembali ke operator dia betul-betul konsisten tidak,” tambahnya. (roy/nat) 

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago