

Anggota Polres Jayawijaya saat memeriksa jok motor salah seorang pengendara motor dan menemukan katapel dalam razia yang dilakukan Polres Jayawijaya bersama BKO Brimob di tiga titik di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (23/7). (FOTO: Denny/Cepos )
Razia Polres Jayawijaya di Tiga Lokasi
WAMENA-Untuk menekan angka kejahatan jalanan atau street crime di wilayah hukumnya, Polres Jayawijaya diback up anggota BKO Brimob, menggelar razia di tiga lokasi di Wamena ibukota Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (23/7).
Dalam razia yang digelar di pertigaan Kampung Lantipo-Sinakma, Potikelek dan pertigaan Pikhe, dua butir amunisi dan 28 bilah senjata tajam (sajam) diamankan. Selain itu, sebanyak 18 unit sepeda motor dimana dua di antaranya memiliki laporan polisi, juga diamankan dalam razia tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Hesman S Napitupulu, SH., SIK., MH., menyebutkan, razia di tiga lokasi di wilayah hukum Polres Jayawijaya dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana baik itu Curas dan Curanmor yang sering kali meresahkan masyarakat.
“Adapun tiga lokasi yang menjadi sasaran razia yakni di Pertigaan Lantipo, Potikelek dan Pertigaan Pikhe Wamena dengan menyasar masyarakat yang membawa senjata tajam, minuman keras, kendaraan curian maupun benda berbahaya lainnya,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (24/7).
“Razia ini kami laksanakan terkait dengan adanya isu-isu di masyarakat terkait adanya aksi demo yang meresahkan masyarakat, serta mulai maraknya Curas dan Curanmor, sehingga razia ini untuk mengantisipasi hal tersebut dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” sambungnya.
Secara terpisah Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP. F.D Tamaela yang memimpin langsung kegiatan razia mengatakan, razia yang digelar di tiga lokasi di dalam kota Wamena, Polres Jayawijaya dibantu personel Brimob.
“Terkait penemuan dua butir amunisi senjata api dan korek api model pistol, pelaku yang berinisial YW (23) sudah diamankan di Polres Jayawijaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui amunisi tersebut didapatkan dari mana,” tutupnya. (jo/nat)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…