

Satu unit alat berat ketika memindahkan material timbunan yang menutupi badan jalan Hamadi - Holtekamp pada Sabtu malam (24/6). Pemerintah diingatkan untuk segera membayar lokasi yang dipalang. (FOTO:Gamel - Cepos)
JAYAPURA – Akses jalan Hamadi Holtekamp yang sebelumnya dipalang sejak Sabtu (24/6) siang akhirnya pada pukul 20.27 WIT dibuka.
Proses pembukaan palang yang ditutup menggunakan material timbunan karang ini sebelumnya diawali dengan negosiasi antara pemilik ulayat bersama Pemerintah Provinsi Papua lewat Asisten II, Suzana Wanggai yang difasilitasi oleh Polresta Jayapura Kota dan Kodim 1701/Jayapura.
Hasilnya, pemerintah siap membayarkan ganti rugi lokasi jalan dalam waktu dekat. Hanya untuk angka berapa nominal yang harus dibayarkan nantinya akan disesuaikan dengan harga NJOP.
“Sudah, kesepakatannya dibuka dulu dan segera diseleaaikan, ” ujar Kapolsek Muara Tami, AKP Cornelis Dima di lokasi pemalangan, Sabtu (24/6) malam.
Alat berat mini yang diturunkan pukul 20.05 WIT langsung membersihkan timbunan yang menutupi dua bagian jalan. Salah satu keluarga pemilik lokasi, William Reba yang ikut dalam pertemuan menyampaikan bahwa kali ini keluarganya memberi satu kali lagi kesempatan untuk pemerintah segera membayarkan. Jika tidak maka pihak keluarga akan bersikap tegas. Tak ada lagi akses jalan yang diberikan dan pihak keluarga akan menutup permanen.
“Jalannya (aspal) akan kami angkat dan kami buat kebun. Pihak keluarga sudah terlalu bersabar soal ini apalagi saat kami mencoba menemui Kadis PU ternyata ia sudah melihat kami tapi tidak menyapa dan malah pergi naik mobil. Ini yang buat keluarga kecewa, ” imbuhnya. (ade/nat)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…