

DR. Onesimus Sahuleka, SH., M.Hum
Sebanyak 611 Calon Mahasiswa Lolos SNMPTN
JAYAPURA – Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akhirnya diumumkan. Tercatat dari 2000 lebih pendaftar panitia menyebut ada 611 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos.
Setelah lolos, seluruh peserta diminta untuk melakukan pendaftaran atau registrasi secara online. Hasil registrasi ini akan diumumkan lewat website Uncen sehingga yang sudah lulus bisa langsung melihat dan mengikuti petunjuk yang disampaikan.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Uncen tahun akademik 2021, DR. Onesimus Sahuleka, SH., M.Hum., menyampaikan bahwa jumlah 611 ini hasil seleksi yang dilakukan secara online. Panitia melihat kelengkapan berkas dan persyaratan lainnya dan itulah hasilnya.
Setelah itu, mereka yang dinyatakan lolos wajib melakukan regustrasi lewat website Uncen. Dari website ini juga nantinya akan diumumkan hasil finalnya termasuk memastikan waktu pendaftaran berikutnya dan besarnya uang kuliah tunggal atau yang dulu disebut SPP.
“Jumlah 611 ini untuk seluruh program studi di 9 fakultas. Sekarang tinggal mereka memantau di website,” jelas Onesimus saat ditemui di auditorium Uncen, Rabu (24/3). Lalu untuk SBNMPTN sendiri menurut Onesimus, pendaftarannya ini sudah dibuka dan akan berakhir pada 1 Maret.
Untuk itu, bagi mereka yang sudah mendaftar dan tidak lulus bisa mengikuti pendaftaran di SBNMPTN dan ujiannya akan dimulai pada 12 April. “Jika tak lulus SNMPTN maka masih ada jalur lain yakni UTBK atau Ujian Tertulis Berbasis Komputer atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kuotanya sendiri minimal 40 persen, berbeda dengan SNMPTN yang hanya 20 persen,” katanya.
Sementara untuk registrasi akun SBNMPTN tinggal login saja ke pendaftaran UTBK SBMPTN yang berlangsung pad 15 Maret hingga 1 Apri nanti. Nah kemudahan yang diperoleh dari UTBK ini adalah ia bisa menentukan hari ujian, hari dan sesi. Tetapi disini Onesimus mengingatkan untuk tetap teliti. “Jangan sampai salah pencet,” tutupnya. (ade/nat)
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…