

Walikota Jayapura, Abisai Rollo berfoto bersama Mendagri, Tito Carnavian dan Bupati Jayawijaya, Atenius Murib pada retret di Magelang, Sabtu (22/2). Saat pelantikan pada 20 Februari lalu, presiden menyatakan keinginannya membangun istana negara di Muara Tami, Kota Jayapura (Foto : Puspen Mendagri)
JAYAPURA – Pada tahun 2019 lalu, Abisai Rollo yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPRK Kota Jayapura pernah menghibahkan tanah seluas 16 hektar kepada negara untuk dibangun Istana Presiden yang lokasinya di Koya Distrik Muara Tami.
Ketika itu, niat Ondoafi Muara Tami itu disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi. Sudah berjalan dengan baik dan direncanakan untuk dibangun, namun saat Covid-19 menyerang seluruh dunia termasuk Indonesia akhirnya membuat progres pekerjaan yang sudah hampir lelang itu akhirnya ditunda hingga saat ini.
Namun, pada saat Pelantikan 481 kepala daerah oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, wacana tersebut kembali mencuat saat Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalami ratusan kepala daerah usai pelantikan. Momen inipun dimanfaatkan Abisai Rollo untuk berbicara langsung dengan Presiden Prabowo.
“Jadi, saat Presiden Prabowo datang menyalami saya dan pak wakil, seketika itu juga langsung muncul dibenak saya untuk membicarakan soal tanah yang sudah saya hibahkan kepada Negara Indonesia,”ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Jakarta, Sabtu (22/2).
“Saya sampaikan langsung bahwa saya sudah serahkan tanah seluas 16,8 hektar kepada Negara Indonesia untuk membangun Istana Presiden dan Wakil Presiden di Koya, Kota Jayapura, Provinsi Papua,” beber Rollo.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…