Categories: BERITA UTAMA

Hari ini, Empat Pesawat Evakuasi Twin Otter

Tim SAR gabungan saat melakukan pertemuan untuk membahas proses evakuasi pesawat Twin Otter DHC 6-400 milik Carpediem Air, Senin (23/9) ( FOTO : Humas Basarnas for Cepos)

JAYAPURA- Terkendala cuaca, tim penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika batal melakukan evakuasi terhadap pesawat Twin Otter DHC 6-400 milik Carpediem Air yang jatuh, Rabu (18/9) lalu.

Kepala SAR Timika, Monce Brury mengatakan, sejak Senin (23/9) hingga sore kemari, tim di lapangan terkendala cuaca. Untuk melakukan evakuasi terhadap pesawat Twin Otter DHC 6-400 yang membawa empat orang terdiri dari Kapten Dasep Sobirin, CO Pilot Yudha Tutuco, Teknis bernama Ujang dan satu penumpang bernama Hadi Utomo.

“Hingga sore hari, tim di lapangan terkendala cuaca di lokasi jatuhnya pesawat tertutup awan. Selain itu evakuasi juga terkendala dengan medan yang ekstrim,” ucap Monce saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Senin (23/9).

Adapun lokasi jatuhnya pesawat Twin Otter PK-CDC itu berjarak 44 notical mile dari Timika. Lokasi ini selalu tertutup awan tebal sehingga sempat menyulitkan Tim SAR melakukan pantauan dari udara. 

“Kami belum bisa pastikan penyebab jatuhnya pesawat. Itu nanti dari hasil investigasi KNKT yang bisa menjawab tentang dugaan pesawat  jatuh,” ucapnya.

Untuk proses evakuasi, pihaknya berusaha untuk mendekati lokasi jatuhnya pesawat. Direncanakan, proses evakuasi dilakukan sekira pukul 05.30 WIT jika cuaca mendukung.

Adapun jumlah pesawat yang akan digunakan untuk evakuasi Selasa (24/9) hari ini sebanyak 4 unit pesawat. Terdiri dari helikopter L SA 315 PK-IWB milik PT. Intan Angkasa  yang saat ini berada di Ilaga, dua  helikopter Polri yang distandbay di Timika  dan satu pesawat CN 235 milik TNI-AU.

“Pesawat yang mengantar tim ke lokasi nantinya menggunakan Helly L SA 315 PK-IWB milik PT. Intan Angkasa,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

9 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

10 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

10 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

11 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

11 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

12 hours ago