

Petugas Basarnas Jayapura saat melakukan pencarian terhadap korban perahu terbalik di perairan Demta Kabupaten Jayapura, Selasa (23/8). (FOTO: Basarnas Jayapura for Cepos)
10 Penumpang Selamat, Dua Lainnya Masih Dicari
JAYAPURA-Kecelakaan Laut (Laka laut) dilaporkan terjadi di Tanjung Kuda Kampung Bukisi, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura, Selasa (23/8) sekira pukul 06.00 WIT. Dalam kecelakaan tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Dari informasi yang beredar, ombak awalnya menghantam speedboat dan tenggelam. Penumpang di dalamnya berusaha menyelamatkan diri menggunakan jerigen namun ada satu penumpang yang akhirnya tak tertolong.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kejadian tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang melaporkan terkait kejadian laka laut di Tanjung Kuda Kampung Bukisi, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura yang membawa rombongan Kepala Kampung Muris Kecil dan masyarakat sekira 13 orang termasuk motoris.
“Diketahui kepala kampung Muris Kecil bersama masyarakat akan menuju ke Kampung Demoi menggunakan speedboat yang dikemudikan motoris, Zet Yarisetouw,” ucap Kamal, Selasa (23/8) kemarin.
Lalu saat rombongan tiba di Kampung Demoi dan hendak kembali menuju ke Demta tepatnya di perairan Tanjung Kuda, Kampung Bukisi, speedboat dihantam ombak besar. “Setelah speedboat dihantam dengan ombak besar sehingga menyebabkan air masuk ke dalam speedboat dan berakibat matinya mesin serta tenggelamnya perahu tersebut,” cerita Kamal.
Selanjutnya para penumpang secara terpisah menyelamatkan diri menggunakan papan dan jerigen yang ada di dalam speedboat. Korban yang berhasil selamat berenang menuju darat sekira tiga jam dan ditemukan oleh warga di tepian laut lalu dibawa ke Demta. “Atas kejadian tersebut terdapat 10 korban selamat, 1 korban meninggal dunia dan 2 orang masih dinyatakan hilang,” ungkap Kamal.
Adapun nama-nama korban yang selamat yakni Kepala Kampung Muris Kecil Obeth Moriol Kosu, Agustina Burame, Marice Warimelena, Beti Okobron, Oktovina Konosri, Erikson Wally, Wempi Kredi, Marice Ondoapo, Kotansa Yaukwar dan Daniel Bertabui. Untuk dua korban yang belum ditemukan adalah Paulus Okobron dan Nataniel Demetouw. Adapun korban meninggal dunia yakni Zet Yerisitouw yang merupakan pengemudi speedboat.
“Sampai saat ini nelayan setempat dan warga masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang belum ditemukan,” tutup Kamal.
Secara terpisah, Humas Basarnas Jayapura, Yadi menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. (ade/roy/nat)
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…