

Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Mahuse (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Hendrizal mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan uang negara sebanyak Rp115 miliar. Jumlah tersebut berasal dari korupsi dana PON XX Papua tahap pertama sebanyak Rp 24 miliar dan sisanya penjualan asset kasus korupsi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua di Enarotali sebesar Rp91 miliar.
“Untuk aset dari kasus korupsi BPD Papua Cabang Enarotali itu tersebar di berbagai daerah termasuk di Sorong,” kata Kejati Papua Hendrizal menjawab pertanyaan ANTARA seusai syukuran HUT Adyaksa ke 65 di Jayapura, Selasa.
Dikatakan, jumlah uang negara yang bisa diselamatkan itu diamankan sejak tahun 2024 lalu dan diperkirakan akan meningkat karena ada beberapa kasus yang nilai asetnya belum diketahui.
“Kami masih menunggu tim untuk mengetahui berapa nilai aset dari barang bukti yang disita dan sudah memiliki hukum tetap,” kata Kejati yang didampingi Aspidsus Nixon Mahuse dan Asisten Pidana Militer Kolonel CHK Dasatriadi Andharu Harimurty Hartoko.
Ditambahkan, Kejaksaan Tinggi Papua berupaya meminimalisir kerugian negara sebagai dampak tindak korupsi yang terjadi dengan melakukan penyitaan berbagai barang bukti.
“Aset itulah yang nantinya dilelang dan hasilnya disetor kembali ke kas negara,” kata Kejati Papua Hendrizal. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…