Categories: BERITA UTAMA

Pasien Corona di Yapen Bertambah

*Berasal dari Penumpang Kapal Laut dari Jayapura

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua, Selasa (23/6) kemarin melaporkan adanya penambahan 13 kasus positif baru. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya berasal dari Kabupaten Kepulauan Yapen. 

Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menyebutkan, satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan penumpang kapal laut dari Jayapura yang tiba beberapa waktu lalu. 

“Selain penambahan satu kasus di Kabupaten Kepulauan Yapen, hari ini (kemarin, red) juga terdapat penambahan di Kota Jayapura sebanyak 7 kasus. Kabupaten Jayapura 3 kasus, Mimika dan Sarmi masing-masing satu kasus. Jadi total ada penambahan 13 kasus positif baru,” ungkap dr. Silwanus Sumule, kemarin (23/6). 

Dikatakan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah sebanyak 14 pasien. Penambahan tersebut berasal dari Kabupaten Mimika, 3 pasien dan 11 pasien dari Kota Jayapura. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah sebanyak 10 orang. 

Penambahan ODP terjadi di Kabupaten Jayapura sebanyak 2 orang, Kabupaten Puncak dengan 5 orang, Kota Jayapura dengan 2 orang, dan Biak Numfor memiliki tambahan 1 orang. Adapun, tambahan 8 pasien sembuh, di antaranya masing-masing 3 pasien pasien dari Mimika dan Kabupaten Jayapura, dan bertambah 1 pasien sembuh masing-masing di Nabire dan Kota Jayapura.

“Sejumlah kabupaten mendapatkan perhatian khusus, dalam hal ini kabupaten di pegunungan tengah Papua yang diketahui memiliki catatan ODP. Yakni Tolikara dengan 95 ODP, Puncak dengan 91 ODP, Jayawijaya dengan 41 ODP, Yahukimo dengan 17 ODP, dan Puncak Jaya dengan 7 ODP,” tuturnya. 

Dirinya berharap, masing-masing pemerintah daerah memberikan perhatian, khususnya dalam pelaksanaan rapid test secepat mungkin, tracing, dan pengobatan awal jikalau ditemukan timbul gejala.

“Kalau dari pemeriksaan rapid test hasilnya non reaktif, maka wajib dilakukan isolasi mandiri selama 7 – 14 hari untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidak terkena Covid-19. Sedangkan, kalau hasilnya reaktif, maka harus segera dilakukan swab dan dikirim ke Jayapura, atau sampel swab diserahkan ke RSUD Wamena untuk dilakukan pemeriksaan TCM PCR, sehigga hasilnya dapat segera diketahui,” tambahnya.

Dengan demikian, diketahui bahwa total kasus positif kumulatif di Papua telah mencapai 1.511 kasus. Dari jumlah tersebut 778 pasien masih dirawat, 717 pasien sembuh, dan 16 pasien meninggal dunia. “Sementara untuk ODP berjumlah 3.170 orang, PDP sebanyak 242 pasien, dan pemeriksaan PCR yang telah mencapai 11.491 sampel,” tutupnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

16 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

17 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

18 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

19 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

20 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

21 hours ago