Categories: BERITA UTAMA

Seorang ASN Tewas Usai Kunjungan Wapres

JAYAPURA– Sebuah kejadian tak mengenakkan terjadi di Kabupaten Yahukimo sesaat setelah kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dekai Yahukimo tewas diterjang peluru. Pria yang pernah menjabat sebagai spri wakil bupati Yahukimo ini langsung tergeletak bersimbah darah usai peluru menembus dada kanan atas. Aparat menduga penembakan dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Korban diketahui bernama Yones Yohame (35), seorang ASN Pemerintah Kabupaten Yahukimo. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian dada kanan. Pada dalam peristiwa yang terjadi di Kompleks Perumahan Eselon III, Distrik Dekai, Selasa (21/4) sekitar pukul 20.20 WIT. Dari informasi yang beredar diketahui bahwa ketika itu korban sedang mengakses jaringan Wifi di depan kamar kosnya lalu terdengar bunyi letupan senjata.

Saat itu juga warga disekitar mulai berlarian menyelamatkan diri namun korban terlihat tetap ditempat. Tak lama setelah 30 menit kemudian ketika situasi mulai kondusif seorang saksi mengecek dan ternyata korban sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka tembak di dada kanan. Saat ini juga korban langsung dievakuasi ke rumah IGD RSUD Dekai namun sekira pukul 22.00 WIT korban dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke wilayah Papua. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban sekaligus mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil.

“Kami dari Kodam XVII/Cenderawasih mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban dan mengutuk tindakan keji yang dilakukan oleh OPM, yang dengan sengaja menembak warga sipil hingga meninggal dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis Rabu (24/4). Menurutnya, korban merupakan putra daerah yang dikenal aktif membantu masyarakat di Yahukimo. Saat ini, jenazah almarhum berada di RSUD Dekai dan proses pemakaman masih menunggu koordinasi dengan pihak keluarga.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago