Kata ABR bahwa momen kehadiran Presiden Prabowo datang ke Jayapura akan dimanfaatkannya untuk kembali membicarakan soal lahan yang sudah diserahkan olehnya untuk pembangunan Istana Presiden dan Wakil Presiden.
“Pada masa mantan Presiden Jokowi itu saya pribadi sudah serahkan lahan seluas 16,8 hektar, hanya saja belum dibangunkan istana Presiden dan Wakil Presidennya,”ujarnya.
Sambung ABR bahwa belum dibangunkan istana Presiden dan Wakil Presiden di Koya tersebut karena pada saat itu negara sedang dilanda Covid-19. Kemudian Presiden Jokowi juga fokuskan anggaran untuk pembangunan IKN di Kalimantan.
“Kalau nanti bapak Prabowo ada waktu saya akan ajak untuk melihat lokasinya langsung dengan harapan ia bisa bangun agar kedepannya Presiden datang ke Papua judulnya sudah berubah bukan berkunjung lagi tetapi berkantor di Papua,”pungkas ABR. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…