Kata ABR bahwa momen kehadiran Presiden Prabowo datang ke Jayapura akan dimanfaatkannya untuk kembali membicarakan soal lahan yang sudah diserahkan olehnya untuk pembangunan Istana Presiden dan Wakil Presiden.
“Pada masa mantan Presiden Jokowi itu saya pribadi sudah serahkan lahan seluas 16,8 hektar, hanya saja belum dibangunkan istana Presiden dan Wakil Presidennya,”ujarnya.
Sambung ABR bahwa belum dibangunkan istana Presiden dan Wakil Presiden di Koya tersebut karena pada saat itu negara sedang dilanda Covid-19. Kemudian Presiden Jokowi juga fokuskan anggaran untuk pembangunan IKN di Kalimantan.
“Kalau nanti bapak Prabowo ada waktu saya akan ajak untuk melihat lokasinya langsung dengan harapan ia bisa bangun agar kedepannya Presiden datang ke Papua judulnya sudah berubah bukan berkunjung lagi tetapi berkantor di Papua,”pungkas ABR. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Setiap kegiatan atau program, khususnya pembinaan dan penyaluran bantuan, baik berupa dana maupun alat…
PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyebut jarak aman pemasangan…
Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…