Categories: BERITA UTAMA

Terlibat Korupsi, Polisi Tahan Polisi

JAYAPURA-Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Papua telah menahan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pematangan lahan kawasan parkir terminal darat di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua. Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2021 senilai Rp1,8 miliar.

Ketiga tersangka tersebut adalah mantan Kepala Dinas Perhubungan Tolikara berinisial REP, Bendahara Dinas Perhubungan Tolikara (R), dan seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Tolikara, Bripka LAS. Menurut Direktur Reskrimsus Polda Papua, Kombes I Gusti Gde Era Adhinata, melalui Kasubdit Tipikor Kompol Jeffri Tambunan, ketiga tersangka diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar.

“Pengerjaan proyek pematangan lahan untuk pembangunan kawasan parkir terminal darat baru mencapai 2,36 persen, sedangkan dana yang telah dicairkan mencapai 100 persen. Hal ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar,” jelas Jeffri, Kamis (21/3).

Lebih lanjut, Jeffri mengungkapkan bahwa oknum polisi Bripka LAS terlibat dalam proyek tersebut melalui perusahaan milik pengusaha setempat. “Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa Bripka LAS menerima pekerjaan itu tanpa melalui proses tender. Proyek ini diberikan menggunakan perusahaan milik pengusaha setempat atas perintah lisan dari mantan Bupati Tolikara saat itu, Usman Wanimbo,” kata Jeffri.

Jeffri juga menyampaikan bahwa pemberian proyek ini diduga sebagai bentuk pembayaran utang yang dapat dipertanggungjawabkan sebesar Rp 400 juta. Atas dasar itu, mantan Bupati Tolikara saat itu memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk memberikan proyek tersebut kepada pihak terkait.

Ketiga tersangka dikenakan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hukuman yang dapat dijatuhkan bagi pelanggaran pasal tersebut adalah penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. “Hingga saat ini, ketiga tersangka masih berada dalam tahanan Mapolda Papua untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” pungkas Jeffri. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

10 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

12 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

13 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

14 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

15 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

16 hours ago