Eslie mengira bahwa setelah mentransfer sejumlah uang dan membelikan handphone, dirinya akan lolos menjadi anggota DPR Papua. Namun, kenyataannya tidak sesuai dengan janji MO .
“Saya telah mengikuti semua tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, pemberkasan, dan lainnya. Saya kira dengan adanya janji dari MO, saya bisa lolos seleksi DPRP, tapi kenyataannya tidak,” ujarnya.
Atas tindakan oknum anggota Pansel tersebut, Eslie bersama kuasa hukumnya melaporkan kasus ini ke Polda Papua. “Kami telah membuat laporan ke Polda Papua dan akan terus berkoordinasi karena saya sudah dirugikan banyak oleh janji palsu MO ,” tegas Eslie.(rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…
Wakil Ketua Komisi A DPRK Jayawijaya, Maximus Itlay,S.IP menyatakan setelah mendapatkan surat dari pimpinan DPRK…