Eslie mengira bahwa setelah mentransfer sejumlah uang dan membelikan handphone, dirinya akan lolos menjadi anggota DPR Papua. Namun, kenyataannya tidak sesuai dengan janji MO .
“Saya telah mengikuti semua tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, pemberkasan, dan lainnya. Saya kira dengan adanya janji dari MO, saya bisa lolos seleksi DPRP, tapi kenyataannya tidak,” ujarnya.
Atas tindakan oknum anggota Pansel tersebut, Eslie bersama kuasa hukumnya melaporkan kasus ini ke Polda Papua. “Kami telah membuat laporan ke Polda Papua dan akan terus berkoordinasi karena saya sudah dirugikan banyak oleh janji palsu MO ,” tegas Eslie.(rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang…
Bakti sosial dipimpin Kapolsek Kurik AKP Elvis L. Palpialy dan diikuti Ketua Bhayangkari Ranting Kurik…
Aksi bersih-bersih dipimpin Direktur Polairud Polda Papua, Kombes Pol Tri Setyadi Artono, dan diikuti oleh…
Menurut Prasetyo, presiden mengumpulkan para jenderal TNI dan Polri dalam rangka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri…
Namun, benarkah Enteromix sudah terbukti menyembuhkan kanker dan siap digunakan secara luas? Dokter Spesialis Penyakit…
“Bukan hanya PBI nonaktif ya, bukan hanya PBI nonaktif, tapi terkait dengan segmen apa pun…