

Sejumlah anak-anak muda peduli lingkungan ketika menyuarakan bentuk penolakan terhadap pengalihfungsian lahan dari hutan ke perkebunan kelapa sawit di Sentani, Minggu (21/12) (FOTO:Gamel Cepos)
JAYAPURA – Sejumlah generasi muda peduli lingkungan di Jayapura hasrat pemimpin negeri yang ingin menjadikan Papua sebagai salah satu lokasi dengan perkebunan sawit yang cukup luas. Hal ini lantas memantik protes dan menganggap bahwa keinginan Presiden Prabowo tidak melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat di Papua.
“Kalau kami bilang, sawit ini untuk siapa? yang dibutuhkan masyarakat di Papua apalagi Orang Asli Papua adalah sagu, bukan sawit. Ini semua hanya untuk kepentingan pusat saja,” kata Jimi Ondi, Ketua Sanggar Sari, Robongholo di Sentani, Sabtu (20/12) pekan kemarin.
Dikatakan bahwa sagu sudah sejak nenek moyang digunakan untuk bahan makanan dan jika orang tua dulu masuk ke kebun sagu, saat pulang maka ia akan mendapati bahan makanan.
Dipelepah ada sagu, di daun ada anyaman atap rumah dan di dalam hutan sagu ada jamur maupun satwa lain yang biasa diburu. “Jadi semua sudah tersedia,” bebernya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…