Ini dibenarkan oleh Alex Waisimon yang melihat bahwa ancaman sagu terhadap hutan di Papua sangat nyata. “Harus saya akui bahwa saat ini kami juga sedang perang untuk memerangi masuknya perusahaan sawit khususnya di wilayah Grime. Ini bahaya sekali sehingga kami butuh dukungan semua,” papar Alex.
Ia tak ingin dari masuknya perkebunan sawit akhirnya merusak habitat Burung Cenderawasih yang selama ini menjadi tempat ia dan timnya mencari makan lewat eko wisata bird waching.
“Sudah pasti keberadaan Cenderawasih akan terganggu, pohon yang digunakan untuk membuat sarang atau bermain ditebang dan hilang. Itu tidak boleh terjadi,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…