Categories: BERITA UTAMA

Ngeri, Ratusan Prajurit Bersenjata Penuhi Pantai Skow

JAYAPURA – Pantai Skow Sae Distrik Muara Tami pada Kamis (22/12) dihebohkan dengan hadirnya ratusan prajurit TNI Angkatan Laut yang mengendap dan berjejer disepanjang bibir pantai. Para prajurit ini hadir dengan senjata lengkap dan menggunakan atribut kostum penyamaran dan siap untuk perang di wilayah pesisir. Mereka berbaris sambil mengarahkan semua senjata ke arah laut. Tak hanya itu, wilayah sepanjang pantai juga dipagari dengan kawat besi yang dipatok. Dari prajurit yang siap perang ini ada juga prajurit yang membawa Senjata Penembak Runduk atau SPR yang bisa diketahui daya rusaknya ketika menemui sasaran saat masuk dalam jangkauan. Untungnya situasi ini merupakan simulasi pelatihan yang dilakukan prajurit Jalasena Laut Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) X Jayapura. Pembukaan Latihan operasi pertahanan pantai dibuka oleh Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feryanto P. Marpaung. Kata Danlantamal operasi pertahanan pantai merupakan operasi gabungan dalam rangka menggagalkan operasi amfibi musuh di daerah pantai. Sebelum operasi terlebih dahulu dilaksanakan pelatihan di posko dan TFG taktik game floor yang bertujuan menyamakan pola pikir dan pola dalam operasi pertahanan pantai. Asops Danlantamal X Kolonel Laut (P) I Nyoman Surya menjelaskan bahwa yang dilakukan 250 prajurit TNI AL ini merupakan latihan operasi pertahanan pantai guna memastikan kesiapsiagaan dan professional prajurit TNI terutama Lantamal X dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. “Jika sewaktu – waktu ada ancaman di wilayah kedaulatan negara maka prajurit ini sudah siap diturunkan,” kata Nyoman dalam rilis Penal Lantamal X Jayapura, Jumat (23/12).

Kata Nyoman kegiatan tersebut melibatkan 250 personil gabungan yang terdiri dari pasukan Lantamal X, Satrol Lantamal X dan Marinir Yonmarhanlan X. Ceritanya adalah ada pasukan musuh yang berniat mendarat dan menguasai pantai. Namun Prajurit Satgas Darat dari Yonmarhanlan X dan Satgasla Lantamal X dengan mental membaja pantang menyerah mempertahankan pantai Skouw Sae dari serangan musuh. Gempuran musuh tak dihiraukan bahkan para prajurit Balin Jaladi Wetan berhasil memukul mundur musuh mempertahankan wilayah NKRI. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya mendukung kebijakan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam membentuk TNI yang profesional modern dan tangguh,” jelas Asops Danlantamal X. Dikatakan situasi daerah tentu tidak selalu datar tetapi terkadang ada saja ancaman yang sewaktu waktu berpotensi mengganggu kedaulatan dan setiap prajurit harus siap diturunkan kapan saja dalam kondisi apapun. “Latihan ini agar prajurit juga siap siaga karena tidak ada yang bisa menebak situasi ke depan,” tutup Nyoman. (Ade)

newsportal

Recent Posts

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

25 minutes ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

1 hour ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

2 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

3 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

4 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

7 hours ago