

Kepala Komnas HAM Wilayah Papua, Frits Ramandey (dua dari kanan), Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Vicktor Mackbon dan ketua AJI Papua saat menggelar Forum Diskusi Kebebasan Pers dalam Pilkada Serentak 2024 di Kantor Jubi, Kamis (21/11). (Foto: Jimi cepos)
Satu Bulan Kasus Pelemparan Molotof Belum Tertungkap
JAYAPURA – Telah satu bulan lebih lamanya Kasus yang menimpa kantor Redaksi Jujur Bicara (Jubi) pada 16 Oktober 2024 lalu hingga saat ini belum mengetahui siapa pelakunya. Kepala Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Wilayah Papua, Frits Ramandey kembali buka suara.
Frits mengatakan teror bom yang terjadi di kantor Jubi satu bulan yang lalu merupakan sebuah ancaman bagi kebebasan pers dan juga mengancam pemilihan kepala daerah (Pilkada) damai di tanah Papua.
“Teror bom yang terjadi di Kantor Jubi itu ancaman untuk Pemilukada damai,” kata Frits dalam kegiatan forum diskusi Kebebasan pers dalam Pilkada Serentak 2024 di Kantor Jubi, Kamis (21/11).
Karena itu kata Frits, sebagai Komnas HAM pihaknya punya berkepentingan untuk mengedukasi kepada publik terkait dengan Pemilukada yang damai. Menurutnya menjelang hari H potensi gangguan pemilihan kepala daerah masih akan terus terjadi.
Dalam konteks bom molotov yang terjadi di kantor Jubi kepala Komnas HAM itu mengatakan perbuatan tersebut adalah perbuatan yang mengancam atas rasa aman bagi semua orang terutama jurnalis. “Jadi bukan soal berapa daya ledaknya tetapi motifnya terorisme, gerakan teror,” ujarnya.
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…