

Sejumlah mahasiswa IAIN Papua saat mengelar aksi di pintu masuk kampus di Buper Waena, Selasa (21/10). (Foto/istimewa)
JAYAPURA – Buntut tidak adanya penerangan yang cukup, serta kondisi jalan yang gelap, mahasiswa kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua di Buper Waena mengelar aksi protes.
Keresahan tersebut disampaikan oleh mahasiswa dengan melakukan aksi spontanitas dengan melakukan pemalangan dan menutup Gerbang Kampus pada, Selasa (21/10). Mereka menuntut Rektor untuk segera memperbaiki sejumlah fasilitas kampus yang masih kurang.
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, pada Selasa (21/10) aksi protes mahasiswa dilakukan membentang sejumlah spanduk yang bertuliskan sebagai berikut; Kampus pelayan Mahasiswa bukan pembunuh Mahasiswa, Mengembalikan Jati Diri Kampus, dan Semoga Jalan Kita menuntut ilmu tidak segelap jalan kampus.
Adapun aksi tersebut dilakukan oleh mahasiswa setelah sebelumnya beberapa kali kejadian yang menimpa mahasiswa di dalam area kampus pada malam hari.
“Kami berdiri di depan kampus ini bukan untuk menentang, tetapi untuk menyampaikan suara hati dan rasa peduli kami sebagai mahasiswa terhadap keselamatan, kenyamanan, dan masa depan kampus yang kita cintai bersama,” kata Iqbal Lulang koordinator aksi dalam orasinya.
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…