Categories: BERITA UTAMA

Berbagai Terobosan Untuk Memajukan SDM

SEKOLAH: Bupati Pegubin, Costan Oktemka, SIP., saat meresmikan sekolah internasional di Distrik Serambakon, Kamis (19/9) lalu. ( FOTO : Humas Pegubin for Cepos)

Bupati Oktemka Resmikan Sekolah Internasional di Distrik Serambakon

OKSIBIL-Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) di bawah kepemimpinan Bupati Costan Oktemka, SIP., dan Wakil Bupati Decky Deal, SIP., terus bergelora dalam upaya memajukan SDM (Sumber Daya Manusia) di Kabupaten Pegunungan Bintang. 

Berbagai terobosan telah dilakukan Pemkab Pegubin dalam upaya meningkatkan SDM dalam beberapa tahun terakhir.

Terobosan yang dilakukan di antaranya melakukan kerja sama dengan berbagai sekolah kejuruan maupun berbagai lembaga pendidikan di Indonesia seperti IALF (Indonesia Australia Language Foundation) di Bali, Sekolah Genius di Jakarta, Institut Yohanes Surya dan berbagai lembaga pendidikan formal maupun formil.

Terobosan lainnya yaitu dengan membangun sekolah internasional. Salah satunya yang diresmikan Bupati Costan Oktemka di Distrik Serambakon, Kamis (19/9) lalu. 

Bupati Costan Oktemka mengatakan, sekolah internasional yang baru diresmikan tersebut, merupakan salah satu upaya dan impinan Pemkab Pegubin saat ini. “Ini juga bagian dari implementasi tema HUT RI ke-74 tahun ini yaitu SDM Unggul Indonesia Maju. Dengan demikian sekolah yang saya resmikan ini, khusus belajar bahasa Inggris dan ilmu eksata. Seperti, matematika, fisika, kimia dan lainnya,” ungkap Bupati Costan Oktemka dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos dari Bagian Humas Setda Pegubin, Minggu (22/9). 

Dalam proses belajar menurut Bupati Costan Oktemka, siswa  di sekolah ini hanya menggunakan bahasa Inggris. Dengan demikian sekolah internasional ini  ke depan akan menjawab semua kekurangan yang dialami di derah ini. “Sekolah ini juga dapat menciptakan manusia yang handal ke depan,” tegasnya. 

Bupati Costan Oktemka menyebutkan di sekolah ini para siswa akan ditampung di asrama. Selain itu, di sekolah ini juga akan dibuka kelas kursus kategori umum. Sehingga masyarakat maupun para ASN  dapat memanfaatkan kelas kursus tersebut. 

Untuk penerimaan siswa sekolah internasional tahun ini, Bupati Oktemka mengatakan, dikhususkan untuk masyarakat Pegubin terutama yang ada di Distrik Serambakon. 

“Tahun depan, akan kami buka untuk semua daerah. Baik yang ada di 33 distrik wilayah Pegubin, maupun kabupaten lain untuk datang dan belajar di sekolah internasional ini,” tambahnya.

Disinggung soal tenaga pengajar, Bupati Oktemka mengatakan, tenaga pengajar telah disiapkan. Yakni tenaga lokal yang mempunyai kemampuan berbahasa Inggris. 

Tenaga pengajar lokal ini menurutnya akan dibantu tenaga profesional yang akan didatangkan dari luar negeri seperti Philipna dan Australia. 

“Tenaga yang akan kami datangkan ini tidak tahu bahasa Indonesia. Mereka ini tinggal menetap di sekolah ini,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, peresmian sekolah internasional di Distrik Serambakon diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan anak dari orang tua kepada pihak yayasan yang akan menangani sekolah internasional tersebut. (Humas Pegubin/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

2 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

10 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

11 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

13 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

14 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

15 hours ago