Categories: BERITA UTAMA

Masih Berani Target Emas

Sebanyak 225 Atlet Bertolak Menuju PON XXI

JAYAPURA – Setelah proses tarik ulur terkait apakah kontingen Papua jadi mengikuti PON XXI menyusul anggaran yang tak kunjung dikucurkan, pada Rabu (21/8) kemarin semua akhirnya terjawab. Ini setelah Pemprov Papua bersama KONI memastikan bahwa Papua akan ikut dalam ajang 4 tahun sekali itu dengan melepas secara resmi kontingen Papua menuju PON XXI Aceh – Sumatera Utara.

Pelepasan dilaksanakan di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua,  dimana sebanyak 325 atlet Papua dari 51 disiplin cabang olahraga akan memperkuat kontingen Papua pada iven tersebut. PON sendiri akan berlangsung pada 8-20 September tahun ini. Dan kontingen Papua akan dipimpin Asisten II Setda Papua, Derek Hegemur.

Meski dengan persiapan serba terbatas, Ramses berharap para atlet tetap tampil maksimal untuk mendulang medali. Dengan persiapan yang sempat terganggu, Papua tetap berani menartegkan bisa meraih emas.

Tampak foto bersama para pimpinan Pemprov Papua, KONI Papua, atlet dan pelatih Papua di Sasana Krida, Rabu (21/8).

“Proses tidak akan pernah menghinati hasil, proses yang dilakukan selama ini akan membuahkan hasil yang bagus. Tidak ada yang mustahil, dengan kerja keras dan lindungan Tuhan, saya yakin adek bisa membuktikan yang terbaik untuk Papua,” ungkap Limbong.

Dia sangat yakin putra/putri Papua bisa mendapatkan hasil baik. Dia meminta para duta olahraga Papua bisa berjuang untuk nama besar Papua.

“Berangkat dengan penuh keyakinan, dengan tekad dan semangat, saya yakin pasti berhasil. Masyarakat Papua menunggu hasil terbaik,” ujarnya.

Kemudian Ketua Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menyebutkan bahwa KONI Papua memiliki kans besar untuk mendulang 42 medali emas dari 325 atlet yang akan diberangkatkan.

“Ada beberapa cabor yang kita targetkan bisa meraih medali emas, ada cabor perorangan, beladiri, permainan, akurasi dan juga terukur. Itu beberapa cabor unggulan kita,” ujar Kenius. Menurutnya, target tersebut sesuai hitung-hitungngan dengan melihat calon lawan dan kans atlet Papua dalam memperoleh medali. “Kita sudah hitung kekuatan lawan, dan saya yakin kita bisa meraih prestasi,” ucapnya.

Kenius menuturkan bahwa atlet akan segera diberangkatkan secara bertahap. Bahkan minggu depan, sebagian besar atlet sudah berada di Aceh dan Sumut. Meski PON XXI terjadwal pada 8-20 September, namun ada beberapa cabang olahraga melakukan pertandingan lebih awal.

“Ada yang berangkat di hari Jumat atau Sabtu, seperti bola kaki itu kita berangkatkan awal karena kalau tidak salah mereka sudah memulai babak penyisihan itu hari Sabtu,” katanya.

“Minggu depan sebagaian besar sudah berangkat, karena penyesuaian dengan lingkungan dan alam,” pungkasnya. Sebagai informasi, pada PON XX 2021 lalu, Papua selaku tuan rumah berhasil meraih posisi empat besar dengan torehan 93 medali emas, 66 perak, dan 102 perunggu. (eri/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

30 minutes ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

6 hours ago