Categories: BERITA UTAMA

Benny Wenda Minta Dukungan Inggris

JAYAPURA-Benny Wenda  President Pemerintahan Sementara United liberation Movement for West Papua  (ULMWP). berpidato depan Parlemen Inggris dan meminta negara tersebut mendukung perjuangan Papua untuk merdeka dari Indonesia.

Melalui rilis yang diterima Cenderawasih Pos, dalam pidatonya  yang disampaikan pada pertemuan Parlemen Internasional untuk West Papua (IPWP) di Parlemen Inggris, 14 Juni lalu, ia menyampaikan terima kasih kepada Alex Sobel MP yang telah menjadi tuan rumah acara ini tentang hak asasi manusia dan penentuan nasib sendiri di West Papua, Pemerintah Inggris karena menyerukan kepada Indonesia untuk mengizinkan Komisaris Tinggi PBB mengunjungi West Papua.

Dengan mengawali mengheningkan cipta selama satu menit untuk dua tokoh politik penting West Papua yang baru saja meninggal dunia Jacob Prai, anggota parlemen nasional di wilayah Merauke, Benny mengklaim, selama beberapa bulan terakhir telah berhasil menyoroti situasi hak asasi manusia di West Papua. “Kami telah mengadakan sejumlah pertemuan Parlemen Internasional untuk West Papua, di Parlemen ini, di Parlemen Spanyol, di Parlemen Belanda. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah perjuangan kami bahwa suara rakyat West Papua terdengar di Parlemen bekas kekuasaan kolonial,” ungkapnya.

“Kami juga meluncurkan cabang di Uni Eropa dari anggota Parlemen Internasional untuk West Papua di Parlemen Eropa. Dengan setiap pertemuan, momentum untuk kunjungan Komisaris Tinggi PBB telah berkembang. Inggris telah bergabung dengan 79 negara bagian di Organisasi Negara-negara Afrika, Karibia dan Pasifik (OACP’s), dan 18 negara bagian di Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dalam menyerukan kunjungan ini,” sambungnya.

Benny juga mengklaim, Komisi Uni Eropa mendukung kunjungan tersebut. Seperti halnya Belanda, Jerman, Inggris, dan Spanyol. “Itulah sebabnya kami di sini hari ini, untuk memberikan seruan internasional terpadu kami untuk kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk hak asasi manusia ke West Papua. Ribuan orang West Papua berbaris mendukung pertemuan ini. Dukungan mereka berbahaya, mereka bisa ditangkap oleh Indonesia hanya karena protes secara damai. Namun setiap kejadian seperti ini membawa harapan bagi mereka, karena mereka tahu perjuangan mereka didengar oleh dunia. Saya di sini untuk mewakili mereka sebagai Presiden Pemerintahan Sementara kita,” katanya.

Ia juga meminta, Indonesia harus mengizinkan media internasional masuk ke West Papua. “Keempat, kami menuntut agar Inggris dan UE menghentikan semua investasi di West Papua sampai Indonesia mengizinkan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia masuk ke wilayah tersebut,” tambahnya.

Di akhir pidatonya Benny meminta Presiden Indonesia Jokowi harus duduk bersama ULMWP untuk membahas referendum kemerdekaan yang dimediasi secara internasional. (oel/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

H-2 FBLB ke 34, Wisatawan Mancanegara Mulai Berdatangan ke Wamena

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…

9 hours ago

Samsat Wamena Berlakukan Penghapusan Denda dan Tunggakan Pajak

Kepala Samsat Wamena Jhon Lantha mengatakan kebijakan  penghapusan denda dan pajak  tunggakan tersebut diambil untuk…

11 hours ago

Pejabat Lama Pensiun, Bupati Tunjuk Adam Umar Plt. Asisten II

Penunjukan  Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…

13 hours ago

Jelang TC di Boyolali, Persipura Jalani Medical Check Up di Surabaya

Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…

15 hours ago

Disambut Antusias, Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Diikuti 66 Regu

Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…

16 hours ago

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

21 hours ago