Terkait harga makanan, sejauh ini ditetapkan pada kisaran Rp15.000 per porsi. Namun, harga tersebut masih dalam tahap evaluasi.
“Saat ini masih dikisaran Rp15.000 per porsi. Nanti kita akan lihat kembali setelah evaluasi tahap awal,” ujarnya.
Selain Kota dan Kabupaten Jayapura, wilayah Kabupaten Keerom juga menjadi target penerapan program MBG. Namun hingga kini, pelaksanaan di Keerom masih menunggu petunjuk resmi dari BGN.
“Untuk tahap awal ini, belum ada kendala. Hanya saja proses verifikasi pengelola masih berlangsung, karena ada sejumlah pengelola yang sudah mendaftar melalui yayasan,” tambah Hendry. Adapun lanjutnya sejauh ini tercatat sudah ada 17 yayasan yang mendaftarkan diri untuk mengelola program MBG, mencakup wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom.
Yayasan-yayasan ini bertanggung jawab atas penyediaan dapur dan tenaga kerja di setiap wilayah. “Kodim 1701/Jayapura hanya bertugas melakukan koordinasi. Kami tidak terlibat dalam urusan pembiayaan,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi. Tujuannya…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, mengajak seluruh masyarakat Kampung Yongsu Spari untuk bersatu dan mendukung kepemimpinan…
Hampir semua tim sepakbola dari tanah Papua rontok di laga perdana liga 4 putaran nasional…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…