

Irjen Pol Paulus Waterpauw ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pihak keluarga dari almarhum Pdt Yeremia Zanambani yang menjadi korban penembakan di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya pada 19 September 2020 lalu telah menyetujui autopsi atas jasad korban.
Dengan adanya persetujuan autopsi dari pihak keluarga, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pihaknya sedang melakukan koordinasi terkait rencana kedatangan Tim Puslabfor dari Makassar. “Waktunya yang perlu kita cek guna kedatangan tim,” ungkap Paulus Waterpauw kepada wartawan di Mapolda Papua, Senin (22/2).
Menurut Waterpauw, untuk rencana proses autopsi ini, pihaknya sudah menambah kekuatan di Intan Jaya. Penambahan ini untuk melakukan upaya pengamanan guna memperlancar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan autopsi yang bakal dilakukam oleh Tim laboratorium dari Makassar. “Kita memilih Makassar karena kita mau yang netral. Jangan sampai nanti ada tudingan lain,” jelasnya.
Lanjut Kapolda, tim yang diturunkan ini merupakan ahli dan tidak terikat dengan kepentingan lain-lain. Mereka hanya bekerja secara profesional, sehingga apapun nanti hasilnya yang mereka dapatkan itu menjadi rekomendasi mereka secara ahli kepada pimpinan.
“Kita hormati dan hargai kalau sudah ada pekerjaan dari mereka. Saya minta semua pihak khususnya yang ada di Intan Jaya dan Papua pada umumnya untuk perlancar ini semua. Karena secara objektif kita ingin membuktikan ini, tanpa bantuan mereka susah,” tuturnya.
Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar almarhum Pdt Yeremias Zanambani yang sudah mengizinkan untuk melakukan olah TKP dan sekaligus autospi di tempat. “Semoga semua lancar,” harapnya.
Sementara itu, terkait dengan ditemukan adanya warga yang meninggal di Intan Jaya, Kapolda mengaku belum menerima laporan tersebut.
“Kapolres baru sebagai tenaga baru yang punya kekuatan dan kemampuan bisa mensinergikan semua satuan tugas yang ada di Intan Jaya baik TNI-Polri bersama pemerintah daerah,” tambahnya. (fia/nat)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…