

Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi yang dibakar oleh massa buntut kekecewaan tidak lulus tahapan penerimaan CPNS yang diumumkan Pemkab Mappi, Rabu (20/11/2024) (foto: Ist/Cepos)
MERAUKE – Sekitar 500 warga yang ada di Kabupaten Mappi melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran Kantor Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mappi, Rabu (20/11).
Massa melakukan pengrusakan dan pembakaran diduga kecewa lantaran dinyatakan tidak lulus dalam tahapan seleksi CPNS melalui testing secara online tahap pertama.
Testing tahap pertama ini berupa SKD yang telah diumumkan oleh Pemerintah Kabupaten Mappi lewat Dinas BKPSDM Kabupaten Mappi. Kapolres Mappi AKBP YS Kadang saat dihubungi media ini lewat telpon membenarkan pengrusakan dan pembakaran kantor BKPSDM Kabupaten Mappi tersebut.
‘’Ada 3 kantor yang dirusak dan dibakar. Pertama kantor BKPSDM itu dibakar kemudian kantor Sekretariat Dewan dan kantor Sekretariat Daerah itu dirusak massa,’’ kata mantan Wakapolres Merauke itu.
Pengrusakan dan pembakaran fasilitas pemerintah di Mappi ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Karena pada tahun 2020 lalu, Kantor Bupati yang ada di Kota Mappi juga dirusak dan dibakar massa setelah pengumuman CPNS kala itu. Kapolres YS Kadang mengungkapkan, pembakaran dan pengrusakan ini terjadi sebagai buntut dari pengumuman CPNS tahap pertama yang dilakukan oleh Pemkab Mappi pada Selasa (19/11).
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…