‘’Kemarin mereka sudah marah-marah dan dari BKPSDM sampaikan bahwa besok akan ada pertemuan dengan Pj bupati. Sementara Pj bupati sampai hari ini belum balik dari perjalanan dinas keluar daerah di Mappi, sehingga massa ini kecewa kemudian melampiaskan dengan merusak dan membakar kantor itu,’’ kata Kapolres.
Kapolres juga menjelaskan bahwa massa yang kecewa tersebut membawa alat tajam, baik kampak parang dan alat tajam lainnya.
Meski begitu, massa yang kecewa itu hanya merusak dan membakar kantor BKPSDM Kabupaten Mappi. ‘’Hanya kerugian material,’’ terangnya.
Kapolres juga menyayangkan pihak Pemerintah Kabupaten Mappi yang tidak melakukan koordinasi sebelum melakukan pengumuman tersebut.
‘’Kalau koordinasi terlebih dahulu, mungkin tunda dulu dan berikan penjelasan kepada seluruh peserta testing CPNS lebih dulu. Mereka tidak koordinasi dengan kami,’’ katanya.
Soal kerugian material dari pengrusakan dan pembakaran ini, Kapolres mengaku belum bisa memastikan berapa, karena belum dihitung. Namun begitu, situasi di Mappi jelas Kapolres kembali kondusif setelah kejadian tersebut. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Asmat melalui…
Bupati mengungkapkan bahwa transportasi laut mulai mengalami kendala serius, di mana kapal cepat yang menjadi…
Menurutnya, TPAKD bukan sekedar forum koordinasi melainkan instrumen kebijakan daerah guna memperluas inklusi keuangan masyarakat,…
Dalam arahannya, Bupati Frans Mote menegaskan bahwa pembangunan 10 unit rumah ini tersebar di beberapa…
Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar…
Wakil Mentri PUPR Diana Kusumastuti saat melakukan kunjungan kerja melihat lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua…