Categories: BERITA UTAMA

Sudah Bukan Zamannya Lagi Satpol PP Gunakan Kekerasan

JAYAPURA – Polisi Pamong Praja merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan, untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Serta untuk menegakkan Peraturan Daerah. Sebab dewasa ini, masyarakat menjadi semakin sadar akan haknya untuk memperoleh jaminan ketertiban dan ketentraman.

Hal itu disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng membaca sambutan Gubernur pada acara pelatihan perencanaan dan penganggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, dan Pelatihan Dasar bagi Polisi Pamong Praja Kabupaten Mamberamo Tengah Provinsi Papua Pegunungan, Senin (21/8).

Menurut Aryoko sebagaimana sambutan Gubernur, anggota Polisi Pamong Praja harus memiliki kompetensi yang tinggi, diantaranya memiliki potensi intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional.

“Sudah bukan zamannya lagi, Polisi Pamong Praja menggunakan kekerasan, galak, menakutkan, tidak pernah senyum dan lainnya. Satpol PP zaman now harus bersikap responsif, profesional, konsisten, adil dan humanis,” kata Aryoko.

Kata Aryoko, upaya untuk meningkatkan kualitas tugas, fungsi dan tanggung jawab Satuan Polisi Pamong Praja merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi.

Sementara itu, uji kompetensi bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mampu menunjukkan kompetensinya dengan melakukan pekerjaan secara profesional, jujur, disiplin dan mampu melayani secara prima.

“PNS/ASN harus sadar bahwa dirinya adalah pelayan masyarakat, dan bukan sebaliknya dilayani masyarakat. Harus lebih mampu dan bertanggungjawab untuk melaksanakan pelayananya dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Dikatakan Aryoko, perencanaan sebagai tindakan untuk memilih dan menghubungkan fakta-fakta, dalam membuat dan menggunakan dugaan-dugaan sebagai gambaran tentang masa yang akan datang, sangat penting untuk dilakukan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Untuk menghasilkan perencanaan yang efektif dari setiap kegiatan pembangunan diperlukan sumberdaya manusia yang bukan hanya sanggup bekerja keras, tetapi lebih dari itu, mampu untuk bekerja secara professional. Dalam hal ini, sebagai seorang perencana, dapat menghasilkan sebuah perencanaan yang matang dan sistimatis, untuk mencapai tujuan pembangunan yang optimal dan berkelanjutan.

“Selain dalam anggaran perencanaan pembangunan daerah, konteks belanja otonomi daerah, perencanaan daerah atau perencanaan penganggaran daerah, merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan keberlangsungan dan kesuksesan pembangunan daerah. Kedua aspek tersebut sangat penting dan perlu bersinergi guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah,” bebernya.

Menurut Aryoko, konsep pembangunan yang terintegrasi mulai dari perencanaan sampai penganggaran sangat diperlukan oleh aparat pemerintah, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan Tupoksi dan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Pada sisi perencanaan, penguatan perlu dilakukan pada proses perencanaan, kapasitas kelembagaan, ketersediaan dan kapasitas data statistik. Selain itu, untuk mewujudkan rencana pembangunan nasional yang baik, maka perlu adanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintah, serta antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.

“Dari aspek penganggaran, kemampuan menganalisis kebutuhan, menjamin efisiensi serta efektivitas pengalokasian sumber daya keuangan sangat diperlukan, agar pada aspek pelaksanaan, perencanaan dapat dijadikan sebagai arah dan langkah pengendalian, untuk menjamin pelaksanaan rencana sesuai tujuan yang telah disepakati,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

12 minutes ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

1 hour ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

3 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

4 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

5 hours ago

11 SPPG Masih Dibekukan, Program MBG Macet?

Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…

6 hours ago