

Frans Pekey (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Terkait usulan dari DPC Peradi Jayapura meminta kepada Pj Wali Kota Jayapurab, Frans Pekey, untuk menutup sementara operasional Mal Jayapura yang berdiri sejak 2012 tersebut karena dampak gempa bumi dan ada bangunan yang retak sehingga hal ini demi menjamin keamanan dan keselamatan para pengunjung.
Menurut Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey, dampak gempa bumi memang ada kerusakan atau keretakan bukan hanya di Mal Jayapura, banyak gedung pemerintah, gedung hotel, fasilitas pendidikan, rumah sakit, rumah ibadah, bukan hanya mal saja oleh karena itu ada mekanisme yang menentukan ada kerusakan ringan kerusakan sedang dan kerusakan berat ini yang menentukan adalah ahli yang berkompetensi yaitu ahli konstruksi, ahli bangunan, mereka yang punya kompetensi di bidang ilmu lain tidak punya kompetensi, sosial bidang hukum tidak punya kompetensi untuk menentukan ini bahaya tidak.
Oleh karena itu, hal ini kembalikan pada orang yang profesional dan ahlinya ketika tim dari pemerintah provinsi atau pemerintah kota melalui Dinas PU masing-masing atau Balai merekomendasikan bahwa gedung itu rusak berat harus diperbaiki tentu harus diperbaiki, tapi jika rusak sedang bagaimana cara penanganan keamanannya termasuk jika rusak ringan jadi semua berdasarkan rekomendasi.
” Tidak bisa kasat semata kita melihat retak sedikit lalu gedung itu akan runtuh itu tidak bisa karena kita orang awam, jangan mengembangkan opini yang justru bikin takut orang, jadi kembalikan kepada ahlinya untuk menilai menganalisa kemudian merekomendasikan layak atau tidak, berat atau sedang bisa digunakan atau tidak,”katanya.
Menurut Pekey, apalagi Mal Jayapura juga punya manajemen dan ahlinya sendiri. Selain itu, sebelumnya dari Tim Gabungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah kota juga sudah jalan dan saat ini bagaimana masih menunggu rekomendasi mereka. Jadi tidak ada keilmuan lain yang mengatakan tidak boleh karena kompetensinya tidak ada.(dil/wen)
Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…
Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…