Categories: BERITA UTAMA

Dana Otsus Sudah Berada di Daerah, Kewajiban Daerah Biayai Mahasiswanya

Pemkab Sarmi Pastikan Tak Ada Anak Sarmi yang Terlantar di Luar Negeri

JAYAPURA– Dalam dua pekan terakhir  persoalan beasiswa mahasiswa papua dalam hal ini program Siswa Unggul Papua (SUP)  menjadi perbincangan hangat dimana-mana, pasalnya jika tak dibayar dikhawatirkan ratusan anak-anak Papua yang menempuh studi di luar negeri dan di dalam negeri terancam drop out alias dikeluarkan.

Beruntung anak-anak Sarmi yang menempuh studi di luar negeri tak mengalami kendala apapun, artinya Pemkab Sarmi memastikan 30-an mahasiswa Sarmi yang kuliah di luar negeri tak berimbas.

  Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Sarmi Markus O Mansnembra menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos Jumat ( 19/1) kemarin.

Menurutnya, sejak menjabat pihaknya berkomitmen untuk mendukung anak-anak Sarmi yang kuliah di luar negeri.  Tahun 2022 lalu pihaknya mentransfer sejumlah uang yang menjadi hal anak-anak. “Begitupun dengan tahun 2023 lalu dengan kondisi yang ada kami sudah menganggarkan dan mentransfer untuk mendukung anak-anak Sarmi di luar negeri tidak terlantar, sejauh ini tidak ada keluhan dari mereka baik di luar negeri maupun di dalam negeri,” Ungkapnya.

Tentang jumlah mahasiswa dari kabupaten atau kota yang lebih banyak hal tersebut perlu duduk bersama dengan provinsi untuk membahasnya.

Namun hal yang paling prinsip bagi pihaknya adalah dirinya memahami kondisi yang ada dimana Pj Bupati Sarmi memahami kondisi yang ada di provinsi Papua karena  dana otsus sebagai pembagi, tapi seiring berjalan waktu prosentase dana otsus sudah berada di kabupaten/kota oleh sebab itu kewajiban kita di daerah untuk menyelesaikannya, membiayai dari dana otsus bukan dilempar lagi ke provinsi. “Nah itulah yang perlu duduk bersama-sama menyelesaikannya,” kata Mansnembra. (wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

4 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

5 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

7 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

8 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

9 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

10 hours ago