Disini Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menyindir soal negara indonesia yang tidak mampu melawan pasukan TPNPB di Tanah Papua secara perang gerilya maka mereka menggunakan serangan bom menggunakan drone, pesawat tempur dan helicopter.
“Militer Indonesia telah kalah perang gerilya sehingga serangan udara menjadi alternatif negara indonesia selama perang di Papua,” tutup Sebby. Namun hingga kini belum ada informasi resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait tewasnya salah satu pemimpin TPNPB ini. Sebelumnya Lamek Taplo membuat laporan bahwa dirinya diserang menggunakan drone dan granat. Saat itu ia sempat memegng drone yang jatuh dan granat yang belum meledak. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Satreskrim Polres Biak Numfor mencatat telah menerima sebanyak…
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…
Iptu Hempy menyampaikan, proses tahap I yakni pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan ini berlangsung pada…
Disperindag Papua mencatat, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter, di lapangan…