Disini Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menyindir soal negara indonesia yang tidak mampu melawan pasukan TPNPB di Tanah Papua secara perang gerilya maka mereka menggunakan serangan bom menggunakan drone, pesawat tempur dan helicopter.
“Militer Indonesia telah kalah perang gerilya sehingga serangan udara menjadi alternatif negara indonesia selama perang di Papua,” tutup Sebby. Namun hingga kini belum ada informasi resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait tewasnya salah satu pemimpin TPNPB ini. Sebelumnya Lamek Taplo membuat laporan bahwa dirinya diserang menggunakan drone dan granat. Saat itu ia sempat memegng drone yang jatuh dan granat yang belum meledak. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…