

Brigjen Polisi Faizal Ramadhani
Dua Tukang Ojek Dibacok, Diduga Ulah KKB
JAYAPURA-Dua tukang ojek di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nokai Deiyai, Kodap XXXI, pimpinan Panglima Jhon Badii, Senin (18/8). Akibat peristiwa tersebut, satu orang tewas dan seorang lainnya mengalami luka serius.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan peristiwa ini terjadi di tempat yang berdekatan. Pertama sekitar pukul 11.53 WIT aparat menemukan korban bernama Agus Harion (46) dalam kondisi kritis di semak-semak belakang Kantor BPJS Waghete, Distrik Tigi.
“Korban langsung dievakuasi ke RSUD Waghete untuk mendapat perawatan medis,” ujarnya. Tidak lama berselang, lanjut Brigjen Faizal tim mendapat informasi adanya korban lain bernama La Kafi di wilayah Waghete II. Setelah dicek di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan bagian dari KKB Nokai Deiyai, Kodap XXXI, yang berada di bawah struktur TPNPB pimpinan Goliat Tabuni. Aparat masih mendalami kasus ini dan terus mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.
Brigjen Faizal menegaskan aparat keamanan tidak akan tinggal diam atas tindakan brutal yang meresahkan masyarakat tersebut. “Kami sudah turunkan tim untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Aparat akan bertindak tegas terhadap aksi-aksi kejahatan yang mengancam nyawa warga,” tegasnya.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…