Categories: METROPOLIS

Program PMT Langkah Strategis untuk Tekan Stunting

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menyambut baik pelaksanaan soft launching Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang digagas UNICEF dengan dukungan Pemerintah Tiongkok yang berlangsung di Posyandu Kusuma Kompleks Perumahan Murah Kotaraja Dalam, Selasa (19/8).

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan anak-anak serta menekan angka stunting di Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. Ia menegaskan bahwa kesehatan anak tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan makanan bergizi, tetapi juga lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kegiatan ini sangat penting supaya anak-anak di Kota Jayapura sehat lewat makanan bergizi,” tuturnya.

“Tetapi bukan hanya itu, sanitasi juga sangat penting. Sekolah, puskesmas, maupun posyandu harus dalam kondisi ber

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tekanan Ekonomi, Banyak Bujangan Masuk RS Jiwa

Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…

3 hours ago

BMKG Waspadai Sebaran Asap Lintas Batas dari Papua Nugini

Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…

4 hours ago

Sempat Kabur Saat Disergap, Terduga Curanmor Akhirnya Diciduk di Ifale

Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…

5 hours ago

Pergerakan Kerak Bumi Picu Gempa di Jayapura

  Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…

6 hours ago

Waspadai Perubahan Cuaca Lokal

   Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…

7 hours ago

Kemendagri Redam Isu Perubahan Definisi OAP

  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…

8 hours ago