“Ada standar dari kepolisian untuk memproses pelaku yang membawa narkoba jenis ganja, sehingga kalau tidak memenuhi unsur tak bisa diproses, ironisnya yang membawa narkotika golongan I ini, kebanyakan anak di bawah umur,”jelas Saragih.
Mantan Kapolsek Asologaima mengaku jika, maraknya peredaran ganja saat ini di Wamena disebabkan karena banyak warga yang mulai membudidayakan barang haram tersebut, akan tetapi lokasi perkebunannya selalu disembunyikan dan memang jauh dari jangkauan warga.
“Contoh seperti barang bukti ganja yang ditemukan beberapa waktu lalu di perumahan Tolikara Misi (Tolmis) distrik Wouma, itu selain daung ganja dalam partai besar hingga 428,4 gram juga ada bibit ganja yang siap untuk ditanami kembali,”jelas Iptu J.B Saragih.
Dengan adanya fenomena seperti ini, Kasat Narkoba mengajak pemerintah, para tokoh -tokoh masyarakat baik di distrik atau di kampung, serta para orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya atau generasi muda yang ada saat ini agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkotika. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…