

Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam proyek pengadaan barang/jasa di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/2/2023). KPK berhasil menangkap Bupati Mamberamo Tengah nonaktif itu setelah sempat menjadi buronan dan masuk daftar pencarian orang (DPO) selama tujuh bulan. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
Proses ini memang tak bisa dibuat lama guna mengantisipasi aksi tak terduga yang dilakukan massa simpatisan RHP yang dikenal loyal. Saat akan diberangkatkan terlihat aparat keamanan melakukan pengawalan ketat dan ini sudah terlihat sejak Minggu malam di Mako Brimob Polda Papua dimana personel brimob disiagakan dengan senjata lengkap mengamankan lokasi dimana RHP dilakukan pemeriksaan.
RHP tiba di Bandara Sentani sekira pukul 07.54 WIT dan diterbangkan menggunakan pesawat Garuda GA 657 pada pukul 08.45 WIT. Dan untuk memastikan tak ada gangguan dalam proses keberangkatan ini, Polres Jayapura bahkan menurunkan sebanyak 150 personel di Bandara Sentani.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bahwa proses penangkapan terhadap RHP dilakukan pada hari Minggu (19/2) kemarin sekitar pukul 16.45 WIT di BTN Marwa Jalur III Jl. Kehiran, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menyatakan Polri dalam hal ini hanya membantu tugas KPK dalam melakukan penangkapan serta pengamanan ketat yang dan dirinya juga bersyukur bahwa yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan aman. “Kami sangat berharap proses ini segera berjalan dan KPK bersama RHP secepatnya dapat tiba di Jakarta untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Keberhasilan tim Jatanras Polda Papua menangkap RHP menurut informasi yang diterima Cenderawasih Pos masih berkaitan dengan makanan. RHP kabarnya sudah berada di Sentani selama 3 minggu dan selama itu untuk memenuhi kebutuhan makannya ia kerap memesan makanan lewat seorang sopir.
Nah sopir ini diamankan lebih dulu kemudian diinterogasi dan akhirnya diketahui titik terakhir dimana RHP. Ini mirip Lukas Enembe ketika diamankan saat tengah makan disebuah rumah makan.
Tim penyidik KPK menghitung kekuatan pengawal Lukas dengan jumlah nasi bungkus yang dipesan. Hal lainnya Kapolda menambahkan bahwa situasi Papua terkhusus di Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kota Jayapura hingga saat ini masih berjalan kondusif tanpa ada peningkatan keamanan dan ia berharap ini terus berjalan hingga proses penyidikan KPK terhadap RHP dinyatakan selesai.
“RHP hari ini telah diberangkatkan bersama KPK RI menuju Jakarta pagi tadi sekitar pukul 08.43 WIT dalam rangka pemeriksaan lanjutan atas kasus yang melibatkan Bupati Mamberamo Tengah non aktif itu,” tutup Kapolda Papua. (ade/antara/wen)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…