

JAKARTA-PON XX Papua berlangsung 12 hari lagi. Kemenpora memastikan semua akan berjalan sesuai dengan jadwal. Yakni, pada 2–15 Oktober mendatang.
Menpora Zainudin Amali menyatakan, event tersebut akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Amali juga menuturkan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran terkait dengan situasi di Papua saat ini.
”Mereka (Papua) sudah sangat siap menggelar PON. Bagi mereka, PON merupakan kebanggaan dan harga diri. Karena itulah, mereka bertekad untuk bisa menyukseskan acara tersebut. Kalau event ini sukses, itu juga keberhasilan buat rakyat Indonesia,” kata Amali.
Pada PON XX, akan dipertandingkan 37 cabang olahraga. Venue bakal tersebar ke empat klaster. Yaitu, Kota Jayapura, Kab Jayapura, Kab Mimika, dan Kab Merauke. Ada 7.044 atlet dari 34 provinsi yang ikut serta.
Sampai saat ini, pemerintah menggencarkan vaksinasi bagi masyarakat sekitar venue. Sebab, hal itu akan berdampak pada kehadiran penonton saat event berlangsung.
Amali menuturkan, penyelenggara masih mengkaji kemungkinan penonton di venue. Dari laporannya, hingga September cakupan program vaksinasi dosis pertama di empat klaster itu sudah lebih dari 50 persen. Capaian dosis kedua di atas 30 persen. Vaksinasi bakal terus dilakukan hingga target terpenuhi.
”Syaratnya, (penonton) harus divaksin. Arahan dari pak presiden, segera dilakukan vaksinasi. Terutama di empat klaster yang menjadi lokasi,” ujar pria asal Gorontalo tersebut. (gil/c14/bas/JPG)
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…