

Momentum Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat Turkam di kampung-kampung.(dok takim)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo membantah tudingan yang menyatakan dirinya rasis terhadap salah satu suku di Papua yang ada di Kota Jayapura. Hal ini terkait cuplikan video yang sudah beredar luas di media sosial usai kegiatan pres rilis program 100 hari kerja Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakilnya, Rustan Saru yang berlangsung di Aula Sian Soor walikota, Senin (16/6).
Pasalnya video tersebut sudah beredar luas yang mengundang reaksi dari sejumlah warga khususnya masyarakat yang dari wilayah pegunungan yang ada di Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa video yang beredar itu sudah dipolitisir karena yang diperlihatkan hanya sepotong saja sehingga menimbulkan persepsi yang kurang baik bagi masyarakat.
“Ada kalimat yang saya sampaikan itu sama sekali tidak menyinggung semua saudara-saudara dari pegunungan, namun diperuntukkan bagi oknum-oknum yang suka demo anarkis di Kota Jayapura ini,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kota Jayapura, Rabu (18/6).
“Saya ini Ondoafi yang selalu menyayangi masyarakat, saya bukan tipe orang yang selalu bicara rasis, sama sekali itu tidak benar,” tegasnya.
Masyarakat menilai dari cuplikan video yang beredar tersebut, Abisai Rollo menyudutkan masyarakat pegunungan yang ada di Kota Jayapura.
“Di Distrik Muaratami itu banyak keluarga saya dari pegunungan yang tinggal dan hidup diatas tanah saya sudah bertahun-tahun, tidak pernah saya menyudutkan mereka apalagi mau bicara rasis, dan buktinya sampai hari ini mereka masih hidup tenang di sana,” bebernya.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…