Categories: BERITA UTAMA

Elsham: Makin Banyak Pasukan Papua Terasa Makin Mencekam

JAYAPURA– Hingga saat ini sudah tak terhitung lagi berapa pasukan yang didatangkan dari luar Papua dan ditempatkan ke daerah-daerah rawan. Berbagai satuan dan satgas juga dihadirkan dengan berbagai kepentingan. Ada yang menindaklanjuti situasi keamanan ada juga yang mengamankan program pemerintah pusat yang dijalankan di Tanah Papua.

Penambahan pasukan keamanan ke tanah Papua kembali menjadi sorotan. Bagaimana tidak, sampai saat ini, konflik bersenjata dan pembunuhan masih saja terjadi di atas tanah ini. Terbaru, pembunuhan Kapten Pilot Egon Irawan dan Kopilot Baskoro di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2). Keduanya saat itu sedang mengantar penumpang ke daerah tersebut.

Manajemen Elsham Papua menilai kebijakan pengiriman personel TNI-Polri yang terus dilakukan pemerintah belum mampu menghentikan konflik bersenjata. Sebaliknya, korban jiwa disebut masih terus berjatuhan, baik dari kalangan TNI-Polri maupun masyarakat sipil yang tidak terlibat langsung dalam konflik.

Manajer Elsham Papua, Pdt Matheus Adadikam, mengatakan secara logika semakin banyak aparat keamanan ditempatkan di suatu wilayah, maka situasi seharusnya semakin aman dan kondusif. Namun, menurutnya, kondisi di Papua menunjukkan hal berbeda.

“Secara logika, ketika aparat keamanan banyak, daerah itu mestinya aman. Tetapi di Papua, pasukan terus didatangkan, baik TNI non-organik maupun dari Polri, sementara konflik bersenjata tidak berkurang dan korban sipil justru terus meningkat,” ujarnya, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/2).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

1 day ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 day ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

1 day ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 day ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

1 day ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

1 day ago