Pengiriman logistik tersebut, kata dia, juga dilakukan karena menjelang perayaan Natal, sehingga diperlukan percepatan distribusi bahan logistik ke pos-pos terpencil.
Selain untuk kebutuhan pasukan, logistik itu diharapkan dapat membantu masyarakat di sekitar pos. “Terkait isu adanya penyergapan posko KKB, sampai saat ini juga belum ada konfirmasi dari pihak Satgas,” ujarnya.
Ia juga menepis kabar adanya warga sipil yang meninggal dunia akibat kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban dari masyarakat.
“Informasi adanya masyarakat yang meninggal tidak terkonfirmasi. Warga disana mengungsi karena merasa takut, mengira heli melakukan patroli penindakan, padahal itu tidak benar,” jelasnya.
Hingga saat ini, para pengungsi masih berada di SD Inpres Kenyam. Dandim Nduga terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk penanganan dan bantuan bagi warga yang mengungsi.
“Kami minta Dandim terus memonitor dan mendata masyarakat yang mengungsi. Perkembangannya baru berjalan sekitar dua hari,” pungkas Tri Purwanto. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…