Ini tentu akan menimbulkan banyak korban jiwa. Sehingga pemerintah tidak lepas tangan untuk menyelesaikan konflik tersebut. Bahkan yang dikhawatirkan adalah mereka tidak dapat melangsungkan ibadah perayaan Natal 25 Desember 2024 sebagai bentuk pemenuhan hak merayakan hari raya keagamaan tidak terpenuhi.
“Kami minta Palang Merah Indonesia (PMI) segera penuhi hak pengungsi khususnya pengungsi anak-anak,” imbuhnya.
Tidak hanya itu LBH Papua mendesak pemerintah pusat, maupun daerah khususnya pemerintah provinsi Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan pemerintah kabupaten-kabupaten setempat untuk segera memenuhi seluruh kebutuhan pokok para pengungsi mulai dari makan, tempat tinggal, pengobatan, pendidikan bagi anak usia sekolah tidak terpenuhi.
Termasuk juga memenuhi terlaksanannya ibadah perayaan natal 25 Desember 2024 sebagai bentuk pemenuhan hak merayakan hari raya keagamaan dari masing masing pengungsi tersebut.
“Kami juga minta Komnas HAM RI segera pantau kebijakan pertahanan keamanan melalui tindakan pendropan pasukan yang melahirkan konflik bersenjata di Papua,” pungkas Emanuel Gobay. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasie Propam Aiptu Frans Risamau hari ini dilakukan Gaktiplin bagi setiap…
“Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ke-3. Kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari…