Categories: BERITA UTAMA

Jalur Ring Road Diperkirakan Dibuka Bertahap

JAYAPURA – Jalur Ringroad resmi ditutup total sejak Kamis malam (13/11). Penutupan dilakukan karena adanya proses penggerukan pada tebing di area longsor yang berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tetap dilintasi. Akses Ring Road ini diperkirakan mulai dibuka Rabu (19/11) namun secara bertahap. Artinya tidak langsung dibuka penuh.

Direksi Kegiatan Ring Road dari Dinas PUPR Papua, Thomas Msiren menjelaskan, material tanah di badan jalan bukan berasal dari longsor baru. Material itu muncul akibat pekerjaan penggalian tebing untuk memulihkan kontur tanah dan mencegah longsor susulan.

“Senin (17/11) dan Rabu (18/11) kami keluarkan material dari badan jalan. Kalau lancar, akses akan dibuka satu jalur dulu mulai Rabu,” kata Thomas, Senin (17/11).

Adapun pekerjaan utama meliputi pembentukan ulang tebing dan pengalihan aliran air di atasnya. Air yang sebelumnya menggerus tebing menjadi salah satu penyebab kerusakan di jalur Ring Road. “Setelah pekerjaan penggalian selesai, tim akan memasang besi. Selain itu mulai dilakukan pengecoran sebagai penahan,” terangnya.

Dikatakan, kontrak pekerjaan berlangsung sampai 15 Desember 2025, namun Thomas menegaskan arus lalu lintas tidak akan terganggu setelah material dibersihkan.

“Pekerjaan berikutnya akan fokus di bagian atas, sehingga akses bisa tetap digunakan,” kata Thomas.

Ia menambahkan bahwa tenaga kerja yang menangani proyek ini adalah tim yang sebelumnya juga menangani lokasi tersebut. “Mereka dijadwalkan datang pada akhir bulan untuk mengerjakan tahap lanjutan di area tebing,” pungkasnya.

Sementara Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan, Iptu Oktovianus Sonda Pati, menjelaskan bahwa penutupan ini telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir, mengikuti perkembangan pekerjaan penggerukan material besar di lokasi tebing longsor.

“Targetnya itu hari Minggu (16/11) penggerukan material besar selesai, tapi karena kendala cuaca dan materialnya cukup besar, proses penggerukannya harus lebih hati-hati,” ujar Iptu Oktovianus melalui sambungan telepon, Senin (17/11).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Sekolah Dukung Larangan Anak Miliki Akun Media Sosial

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…

2 hours ago

Kasus Ini Bukan Sekadar Kehilangan Anggota Keluarga, Tapi Simbol Ketidakadilan

Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…

3 hours ago

Pelatihan Komputer Gratis, Berkat Besar bagi Jemaat

Sekretaris Yayasan Bengkel Kerja Papua, Reinhart Ramandei, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan…

4 hours ago

Kapolres Jayapura Pastikan Hoaks

“Dalam hari ini saya tegaskan bahwa Polres Jayapura tidak pernah meminta bantuan sepeser pun kepada…

5 hours ago

Kebakaran Satu Unit Rumah Di Doyo, Diduga Akibat Korsleting

Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di…

6 hours ago

Di Kotaraja Istri Nekat Siram Bensin dan Bakar Suami Sendiri

Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…

7 hours ago