Categories: BERITA UTAMA

Dukungan Tomi Mano Menuju Gubernur Papua

JAYAPURA – Dana awal Rp 100 juta diberikan Staf Ahli Bidang Rehebilitasi Sosial Menteri Sosial RI,  Benhur Tomi Mano untuk pembangunan gedung Gereja Baru Jemaat GKI Imanuel Dondai, Minggu (18/9) kemarin.

“Saya memberikan dana awal untuk panitia sebesar Rp 100 juta, saya harap panitia bekerja sama dan mengelola dana dengan baik. Supaya pembangunan gereja dari awal sampai selesai bisa diresmikan tepat waktu,” kata Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos.

Selain itu, Tomi Mano juga meminta adanya persekutuan doa panitai. Dengan begitu, panitia bisa bersatu dan para ondoafi di kampung tersebut juga turut mengawasi pembangunan Gereja Imanuel agar bisa selesai tepat waktu.

“Saya berkomitmen membantu bangunan gereja agar selesai tepat waktu, dan juga kampung kampung lain kalau ada pembangunan saya akan turun di kampung tersebut bersama gereja  mereka yang sedang membangun,” kata mantan Walikota Jayapura ini.

Saat menghadiri peletakan batu bertama pembangunan gedung Gereja Baru Jemaat GKI Imanuel Dondai, Tomi Mano didampingi Isteri dan ikut serta paduan suara Pniel Kotaraja binaannya yang melaksanakan ibadah minggu bersama di daerah tersebut.

Dalam acara tersebut, empat ondoafi menyampaikan pernyataannya yang menyampaikan dukungannya terhadap Benhur Tomi Mano untuk menuju 01 Provinsi Papua. “Saya tadi kaget ada empat ondoafi membuat pernyataan untuk saya sebagai anak Tabi  menuju ke 01 Papua, itulah komitmen dari hati nurani mereka ke saya. Bahkan, mereka sudah menyerahkan surat pernyataan dukungannya kepada saya untuk maju menjadi Gubernur,” kata Tomi Mano.

“Yang penting sekarang kita berdoa kepada Tuhan supaya kedepan saya sehat, kuat dan bisa menjalani tugas yang diembangkan kepada saya dan saya bisa laksanakan itu dengan  baik kedepan,” sambungnya.

Mantan Walikota dua periode ini berpesan kepada para ondoafi  dan kepala suku khususnya di empat kampung untuk menjaga kampung dengan baik. Tatanan adat istiadat perlu dijaga dan dilestarikan kepada anak cucu.

“Makanan khas kampung, lagu lagu dalam bahasa kampung, pakaian dan juga gedung gedung di kampung harus dijaga dengan baik. Kita orang orang adat tau adat istiadat harus kita jaga. Ada kedamaian kebersamaan di kampung, dan semua dimulai dari kampung menuju ke kota,” tuturnya.

Tomi Mano juga menyampaikan jika dirinya akan datang lagsung kepada para ondoafi di  kampungnya masing masing untuk melihat dari dekat masyarakat kampung dan tatanan adat di kampung tersebut.

“Aksesoris dan ornament kampung harus kita jaga, jangan punah dan hilang. Begitu juga dengan bahasa ibu, harus diajarkan kepada anak anak kita agar berbahasa ibu dengan baik, jangan sampai bahasa itu punah,” terangnya.

“Biarlah tabuhan tifa ada di kampung kampung untuk memuliakan Tuhan bahwa kami orang adat ada di kampung,” tambahnya.

Tomi Mano juga menyampaikan, suatu waktu dirinya akan membawa Menteri Sosial untuk datang ke Kampung. Sebagaimana Kementrian Sosial sudah enam kali datang ke Papua dan hadir langsung di tengah tengah mayarakat.  “Saya senang ke sini (Dondai-red) kita masuk dan langsung melihat merah putih di tempat ini dan Dondai adalah bagian dari NKRI,” tegasnya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Depapre Dilarikan ke Rumah Sakit

Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…

16 hours ago

​BMP RI Tepis Tudingan Adu Domba Kelompok Massa

​Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…

23 hours ago

Pengalihan ASN ke Kementerian Jadi Solusi Tekan Belanja Pegawai

Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…

2 days ago

Warga Diminta Waspadai Kejahatan di Ruang Digital

  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…

2 days ago

Wali Kota: Bangun Tempat Ibadah Butuh Komitmen Moral

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…

2 days ago

Nggam Bu, Pesona Air Biru yang Dijaga Masyarakat Adat

Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…

2 days ago