“Dengan adanya kondisi tersebut, kami merancang program tersebut untuk mengantar pulang pasien ini secara gratis, khusus bagi pasien OAP yang tidak mampu,” ungkap Anthonius.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam amanatnya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika terus berusaha bagaimana pemerintah hadir untuk masyarakat, serta memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat sesuai visi dan misi ia dan wakil Bupati Mimika.
Johannes juga menceritakan bahwa kendaraan lanjutan pasca rawat inap oleh pasien OAP biasanya menjadi kendala. Ia mengaku, bahkan ada juga masyarakat yang biasa mengeluhkan hal tersebut kepadanya setelah menjalani rawat inap di RSUD Mimika.
Berangkat dari persoalan tersebut, ia kemudian mengadakan pertemuan bersama Direktur RSUD Mimika untuk membahas mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat mulai dari hulu ke hilir. “Jadi mulai hari ini kita buktikan mereka (Pasien OAP) mereka pulang tidak dengan mengeluarkan uang apa-apa,” tutupnya.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya pemindahan kewenangan, tetapi juga mencakup peralihan pegawai,…
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Solidaritas Perempuan Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP)…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan tersangka DM masuk dalam…
Rustan Saru mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui, mulai dari uji kompetensi hingga proses administrasi…
Terduga pelaku sendiri saat kejadian tersebut diduga dalam pengaruh minuman keras. Kapolsek Merauke Kota melalui…
Hingga pukul 09.00 WIT, jumlah pegawai yang hadir baru mencapai sekitar 50 persen. Bahkan, pada…