Categories: BERITA UTAMA

Dinas Harus Tertibkan dan Beri Kepastian

Soal Informasi Beredarnya Beras Oplosan

JAYAPURA-Ketua Komisi II DPR Papua, Yulianus Rumboisano, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan peninjauan lapangan untuk memantau langsung peredaran beras di pasar-pasar dan ritel di Papua. Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya kasus peredaran beras oplosan di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan beras oplosan tidak beredar di Papua,” tegas Yulianus saat ditemui di Gedung DPRP, Rabu (16/7). Komisi II DPRP yang membidangi urusan ekonomi melihat pentingnya pengawasan secara ketat terhadap distribusi beras, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan rawan disalahgunakan oleh oknum pedagang yang ingin mengambil keuntungan secara ilegal.

Yulianus juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera memanggil Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Provinsi Papua, serta meminta agar pihak Disperindagkop bersama Bulog dapat memanggil para kontributor atau distributor beras untuk melakukan evaluasi bersama.

“Ada berbagai merek beras yang beredar di Papua, dan sebagian besar berasal dari luar daerah. Kami minta Disperindagkop dan Bulog memastikan bahwa kualitas beras yang masuk benar-benar terjamin, agar kita bisa memutus rantai distribusi beras oplosan,” jelasnya.

Komisi II DPRP juga mencatat adanya sejumlah distributor beras di Papua yang tidak terdaftar secara resmi. Hal ini menurutnya sangat berisiko terhadap kualitas dan keamanan pangan di daerah. “Kami menemukan banyak distributor tidak resmi. Ini akan kami diskusikan lebih lanjut dengan Bulog agar ada penertiban terhadap para distributor ilegal tersebut,” tambahnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

27 minutes ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

1 hour ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

2 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

3 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

4 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

5 hours ago