

Jajaran DPRP, saat menggelar rapat dengar pendapat bersama Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih di ruang rapat DPR Papua, Jumat (16/5). Ini terkait masalah teror Media Jubi, Oktober 2024 lalu.(foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Genap enam bulan satu hari sejak terjadinya aksi teror terhadap Media Jubi pada 16 Oktober 2024. Kasus tersebut hingga kini belum juga terungkap. Dua unit mobil milik redaksi Jubi menjadi sasaran dalam insiden tersebut, namun identitas pelaku maupun motif aksi teror masih menjadi misteri.
Pihak Kepolisian Papua telah melakukan berbagai upaya untuk mengungkap pelaku, mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga penyidikan lanjutan. Dan hasil penyelidikan mengarah kepada keterlibatan oknum anggota TNI.
Berdasarkan temuan tersebut, pada 22 Januari 2025, penyidik Polda Papua melimpahkan berkas perkara ke Kodam XVII/Cenderawasih untuk ditindaklanjuti.
“Hal inilah yang mendasari kami menyerahkan berkas perkara ini ke Kodam, pada Januari 2025 lalu,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Fauzi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR Papua, pihak Media Jubi, dan Kodam XVII/Cenderawasih di Gedung DPR Papua, Jumat (16/5).
Kodam XVII/Cenderawasih pun merespon pelimpahan tersebut dengan melakukan investigasi internal. Namun, hasil investigasi menyatakan tidak ada bukti yang mengindikasikan keterlibatan anggota TNI dalam aksi teror tersebut.
“Kami telah melakukan investigasi secara mendalam. Ini juga menjadi perhatian Pangdam, tetapi tidak ditemukan bukti bahwa pelakunya adalah anggota TNI,” tegas Waasintel Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Budi Suradi.
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…
Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…
Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…